Harga Telur Di Pasaran Merangkak Naik

oleh
Harga Telur Di Pasaran Merangkak Naik
Foto: Terlihat Penjual sembako sedang menunggu pelanggannya di Pasar Baru Wergu Wetan Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM — Harga telur ayam ras di pasaran merangkak naik. Pantauan isknews.com di dua lokasi, pasar baru wergu dan pasar bitingan memang benar mengalami kenaikan.

Harga telur yang semula Rp 22.000 per kilogram saat ini di jual antara Rp27.000 – Rp28.000 – per kilogram.

Konsumen telur, M. Taufiqurrahman (22) yang kesehariannya mempunyai angkringan dan melayani pesanan chatering mengaku kaget atas kenaikan harga telur yang sangat tinggi. Sebagai pemilik warung, dia merasa kenaikan harga telur sangat memberatkan. Terlebih, harga yang dijual juga berpengaruh, misal gorengan yang berbahan telur, jika tidak dinaikkan ya di kurangi per porsinya,” ujarnya.

TRENDING :  Polri Siap Amankan Agenda Kamtibmas 2018 dan 2019

Sri Ristiani (30), pedagang sembako di pasar bitingan asal Karang Anyar Demak, mengaku keberatan dengan kenaikan ini, konsumen nya juga berpengaruh. Hal itu terlihat pasokan 5 peti telurnya biasanya tidak lebih dari 3 hari sudah habis terjual, Adapun per petinya berisi 10 kg, Rp250 ribu. “Saya berharap semoga harganya bisa turun seperti semula,” keluhnya.

TRENDING :  Pemkab Gelar Rakor Untuk Kemajuan Pariwisata Kudus

Senada dengan Sri Ristiani, Istikharoh (53) pedagang Pasar Baru Wergu Wetan, mengatakan, harga telur ayam ras mengalami kenaikan secara perlahan. Kemarin, harga telur yang paling banyak dikonsumsi masyarakat ini di tingkat pedagang, harga telur ini bisa mencapai Rp 26.000 per kilogram, belum di pengecernya.

TRENDING :  Upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-58, Ini Pesan Kajari Kudus Kepada Jajarannya

Imam Prayitno, Kabid Fasilitasi Perdagangan dan Promosi pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Kenaikan harga telur dipicu oleh penurunan hasil produksi dan juga tingginya permintaan saat ini. ” Musim dingin juga berpengaruh pada produksi,” terangnya (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :