Hari Ini Bawaslu Rekrut Ribuan Pengawas TPS, Buruan Daftar Diutamakan Warga Setempat

oleh

Kudus, isknews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus akan merekrut sebanyak 3.049 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk pelaksanaan Pemilu 2019. PTPS terpilih nantinya akan mengawasi jalannya pemilihan umum di seluruh TPS di Kabupaten Kudus.
Pendaftaran PTSP telah dibuka kemarin tanggal 11 hingga 21 Februari.

Hal itu disampaikan oleh Eni Setyaningsih, Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu Kabupaten Kudus saat ditemui di kantornya, Senin (12/02/2019).

“ Pemilihan PTPS akan direkrut oleh jajaran Panwascam setempat.Sebelum melakukan perekrutan, Panwascam mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar oleh Bawaslu Kudus agar pelaksanaan perekrutan nantinya berjalan sesuai dengan regulasi,” katanya.

TRENDING :  Bawaslu Jepara Buka Posko Pengaduan DPT
Bawaslu rekrut ribuan PTPS untuk awasi TPS pada pemilu legislatif dan pilpres 2019 (gambar ilustrasi: istimewa)

Dijelaskan oleh Eni, persyaratan Pengawas TPS adalah Warga Negara Indonesia drngan usia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun, setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil.

“Yang penting memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan dan pengawasan Pemilu, pendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat serta pendaftar diutamakan berasal dari kelurahan/desa setempat,” ujar Eni.

TRENDING :  Inilah Tempat Terlarang Untuk Kampanye, Masyarakat Diminta Ikut Mengawasi

Pendaftaran PTPS langsung di Panwascam kecamatan maupun di pengawas pemilu desa (PPD) atau pengawas pemilu kelurahan (PPKel)  di masing-masing desa atau kelurahan.

Perekrutan pengawas TPS menggunakan mekanisme seleksi wawancara. Materinya berkaitan dengan Pemilu. Seluruh warga yang berusia minimal 25 tahun boleh mendaftar sebagai PTPS.

Pengawas TPS, kata Eni, tidak boleh menjadi partisan maupun pengurus partai politik dalam lima tahun terakhir. Pendidikan PTPS yaitu minimal SLTA atau sederajat.

“Untuk jumlah peserta seleksi minimal satu TPS itu ada dua peserta. Kalau tidak ada dua peserta akan diulang lagi rekrutmennya,” jelas dia.

TRENDING :  Ratusan Kader PKK Kudus Diedukasi Bahaya Narkoba dan HIV AIDS

Setelah nanti telah terisi semua PTPS, Bawaslu akan melakukan bimbingan teknis untuk membekali para pengawas. 

Untuk menghadapi tahapan rekrutmen pengawas TPS di masing-masing TPS yang cukup banyak tersebut, tentu pekerjaan jajaran panwascam nantinya bisa mendapatkan jajaran pengawas TPS yang punya integritas dan kapasitas itu utamanya,” ujarnya.

Menurutnya, PTPS merupakan tulang punggung pengawasan pelaksanaan Pemilu. “Pengawas TPS menjadi tulang punggung paling bawah saat pelaksanaan Pemilu sehingga perannya menjadi sangat penting,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang memenuhi syarat silahkan bisa segera mendaftarkan diri dan bagi yang butuh informasi lebih jelas, silahkan datang di kantor Bawaslu Kudus,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :