Hari Jadi ke 468, Kudus Terus Berbenah

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Masih hangat dalam ingatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus ke-468, yang dilaksanakan pada Rabu, 20 September 2017 kemarin. Peringatan ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan malam Tahun Baru Islam.

Sama seperti tahun sebelumnya, peringatan hari jadi Kota Kretek tahun ini diperingati dengan menggelar kenduri seribu tumpeng dan khotmil Quran. Ribuan warga dari berbagai penjuru kota ini memadati Simpang Tujuh Kudus malam itu.

TRENDING :  Apel Bersama HUT Kudus Ke-468, Wujudkan Masyarakat Kudus Relegius Berbudaya Sejahtera

Bupati Kudus Musthofa menyampaikan, berbaurnya masyarakat dan pejabat untuk berdoa dan makan bersama dalam acara yang bertajuk kenduri seribu tumpeng, membuktikan Kudus terus berbenah. “Malam ini tidak ada batas pejabat dengan rakyat. Semua kebahagiaan ini untuk seluruh masyarakat,” kata Musthofa.

Dia berharap tradisi yang baik ini tetap berlanjut di tahun-tahun mendatang. Termasuk harapannya Kudus lebih baik, dan semuanya mendapat hikmah di malam tahun baru islam.

Salah seorang warga Kartika yang berkesempatan menerima potongan tumpeng dari Bupati Kudus mengatakan, kehadirannya ini memang sengaja untuk bisa turut berdoa bersama untuk Kudus agar lebih maju.

TRENDING :  Paradigma Baru Pembahasan RAPBD TA 2016 Kepala Daerah Dan DPRD Wajib Menyetujui Bersama

Dikatakannya, Kudus saat ini sudah sangat jauh berkembang dibandingkan yang dulu. Berbagai terobosan dibuktikan Bupati Musthofa yang memimpin selama dua periode.

“Saya sangat senang bisa ikut acara ini. Semoga Pak Bupati bisa memimpin Kudus semakin maju bahkan ke depan bisa memimpin lebih luas,” ujarnya.

TRENDING :  Serapan APBD Blora Masih Rendah

Seperti diberitakan sebelumnya, peringatan hari jadi diawali dengan khotmil Quran, yang kemudian dilanjutkan dengan kenduri seribu tumpeng. Khotmil Quran merupakan penegasan bahwa Kudus adalah religius dan berbudaya sesuai tema tahun ini. Kudus yang agamis selalu berlandaskan pada nilai-nilai agama.

Sedangkan seribu tumpeng dimaknai sebagai angka jamak. Yang mengandung maksud berharap keberkahan dan kebahagiaan untuk seluruh masyarakat. Karena Kudus adalah milik bersama. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :