Hari Pertama, Belum Ada Pendaftar Ketua KONI Kudus

oleh
koni kudus
Subarkah, ketua Panitia Musorkab 2018 yang akan digelar tanggal 17 November 2018 di Hotel Gryptha (Foto : YM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Bursa calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus sudah mulai ramai dibicarakan. Beberapa nama muncul ke permukaan dan digadang bakal menjadi kandidat kuat untuk maju bersaing dalam pemilihan tahun ini.

Nama-nama tersebut di antaranya mantan Kepala Kantor Ketahanan Panganan Kabupaten Kudus Edi Suprianto, pengusaha penyedia jasa konstruksi Mutaqin Husodo atau yang akrab dipanggil Sodok, pengudaha sekaligus Ketua Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI) Ferdaus Ardiansyah Purnama, Ketua PASI Kudus Muhammad Firdaus, hingga mantan Manajer Persiku Kudus Sukma Oni.

Pendaftaran calon ketua KONI dibuka 5-11 November 2018. Mereka akan diseleksi secara administrasi oleh tim penjaringan dan penyaringan KONI Kudus. Sayangnya di hari pertama masih belum ada yang mendaftar.

TRENDING :  Porprov 2018 : Kudus Targetkan Finish Peringkat Tiga

Menurut salah satu anggota tim penjaringan dan penyaringan calon ketua KONI Kudus Andi Kumara, di hari pertama pendaftaran belum ada yang mendaftar. Hanya ada satu bakan calon yang mengambil formulir yakni Ferdaus Ardyansah Purnama.

“Tapi hanya mengambil formulir, belum mendaftar,” bebernya kepada wartawan ISKNEWS.COM, Senin (5/11/2018). Pendaftaran calon ketua KONI Kudus dilayani di kantor KONI Kudus 5-11 November 2018 pada saat jam kerja, mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB.

TRENDING :  Bakal Calon Ketua KONI : Sodok, Pengusaha Yang Konsen Di Dunia Olahraga

Sementara itu Ketua Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kudus Subarkah saat dihubungi wartawan ISKNEWS.COM melalui sambungan ponsel pribadi menyampaikan, bagi yang ingin dan berminat menjadi ketua KONI Kudus agar segera mendaftar dan melengkapan persyaratan administrasinya. Di antaranya adalah syarat dukungan minimal empat pengurus kabupaten (pengkab) cabang olahraga (cabor) yang ada di Kudus.

Dijelaskan lebih lanjut, sebenarnya syarat minimal dukungan dari pengkab yang ditetapkan KONI Provinsi Jawa Tengah (Jateng) harusnya minimal 30 persen. Tapi setelah dirapatkan para pengurs pengkab menghendaki tidak 30 persen, agar lebih banyak calonnya sehingga lebih demokratis.

TRENDING :  Arbi Inginkan Bulutangkis Jadi Pemersatu Bangsa

“Hari itu ketika rapat ceritanya banyak klaim macam-macam. Maka disepakati 10 persen dari pengkab yang ada 44 pengkab. Artinya jika sudah mengantongi dukungan dari empat pengkab sudah memenuhi syarat,” terangnya.

Kesepekatan itu diambil karena tidak beryentangan dengan AD/ART KONI Kudus dan undang-undangnya. Ketua KONI Kudus akan menjabat selama empat tahun yakni masa bakti 2018-2022. Sebelumnya Ketua KONI Kudus dipegang Runduwan yang menjadat dua periode 2010-2014 dan 2014-2018. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :