Hasil Curian Untuk Bersenang-Senang di Lokalisasi

Hasil Curian Untuk Bersenang-Senang di Lokalisasi

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Dari pengakuan tersangka pencuri spesialis rumah kosong yang berhasil dibekuk oleh jajaran Polsek Cepu pada 11 April 2017 lalu, hasilnya digunakan untuk bersenang-senang di lokalisasi Sumber Agung Kelurahan Karangboyo. Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Cepu, AKP Slamet, Senin (17/4/2014).

“Selain untuk beli motor dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, hasil dari kejahatannya juga digunakan untuk bersenang-senang di SA. Jadi, ketika dapat barang langsung dijual di Cepu sampai di Surabaya,” terangnya. Pihaknya mengaku masih kesulitan untuk megamankan barang-barang yang telah dia jual sampai ke Gresik Jawa Timur. “Kami masih kesulitan untuk mengumpulkan barang bukti lainnya. Untuk pembeli barang curian sementara dijadikan saksi,” ungkap AKP Slamet.

TRENDING :  Polisi Peringatkan Pengangkut Alat Berat

Dia menjelaskan, penangkapan tersangka bermula dari laporan salah satu korban pada tanggal 8 April 2017. Berbekal laporan dan hasil penyelidikan, kemudian pada tanggal 11 April 2017, tersangka langsung diamankan di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cepu. “Saat itu tersangka hendak membawa barang curianya mau dijual,” jelasnya.

Modusnya, tersangka menggunakan dua kendaraan bermotor. Satu kendaraan dititipkan di SPBU Cepu dan satu lainnya untuk operasi. “Dia sedang mengalihkan barang bawaannya itu dari satu motor ke motor lainya, dan saat itu kita amankan,” terangnya.

TRENDING :  Tukang Rosok Bawa Lari 2 Unit LCD TV

Untuk diketahui, Jajaran Polisi dari Polsek Cepu Berhasil membekuk residivis spesialis rumah kosong yang meresahkan warga. Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti hasil operasi tersangka dari rumah korbannya. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP atas tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara.

Tersangka diketahui bernama Suparman (41) warga Dukuh Tanduran Desa Kemantren Kecamatan Kedungtuban. Dalam operasinya, tersangka berkedok sebagai tukang rosok (Pemulung).

TRENDING :  Ditinggal Bongkar Pasir, Motor Warga Klumpit Dibawa Kabur Orang Tak Dikenal

Dia menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan berhati-hati, supaya tidak meninggalkan rumahnya terlalu lama dalam keadaan kosong. “Kalau bisa minta tolonglah kepada tetangga untuk mengawasi rumah saat ditinggal bepergian,” kata dia.

Pasalnya, masyarakat saat ini terlalu Permisif (Serba membolehkan) terhadap pemulung. Oleh sebab itu, pemulung lebih leluasa untuk melancarkan aksinya. “Jika dipastikan benar-benar aman, maka tersangka dengan segera melakukan aksinya,” kata dia. (as)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*