Hasil Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Kudus 2018

oleh
Foto: Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kudus berfoto bersama usai mendapatkan nomor urut. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus melaksanakan rapat pleno terbuka, pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kudus di Hotel Griptha, Selasa (13-02-2018). Pengundian dimulai dengan penandatanganan serah terima pengawal pribadi dari Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning.

Polres Kudus memfasilitasi masing-masing calon dengan dua pengawal pribadi yang akan melekat selama 24 jam menjaga keselamatan para calon. Total ada 20 pengawal pribadi dengan rincian 18 laki-laki dan dua perempuan.

TRENDING :  Perubahan Tarif Penerbitan SKCK

Usai serah terima pengawal pribadi dilanjutkan acara inti yakni proses pengundian nomor urut calon. Pengundian bola di kotak transparan dilakukan dua tahap. Pertama pengambilan bola untuk menentukan urutan pengambilan nomor urut Pasangan Calon (Paslon). Ketentuannya dilakukan sesuai daftar hadir.

Hasilnya didapat Hartini-Bowo yang berkesempatan mengambil undian pertama. Disusul Hartoyo-Junaidi (Harjuna), Tamzil-Hartopo (TOP), Akhwan-Hadi Sucipto (AKHI) dan Masan-Noor Yasin (An-Noor)

TRENDING :  Fosil Temuan Masih Dalam Tahap Rekonstruksi

Selanjutnya ke lima paslon diminta mengambil bola dalam kotak transparan untuk mengambil undian nomor urut calon. Hasilnya pasangan An-Noor mendapatkan nomor urut 1. Nomor urut 2 diperoleh Harjuna. Disusul Hartini-Bowo nomor urut 3, AKHI nomor urut 4 dan TOP nomor urut 5.

Ketua KPU Kudus, Moh Khanafi ditemui sejumlah awak media usai acara mengatakan, nomor urut paslon digunakan untuk memudahkan pemilih, agar dapat membedakan satu dengan yang lainnya. Tidak ada nomor yang khusus dari lima nomor.

TRENDING :  Bank Sampah Sekolah, Tumbuhkan Karakter Disiplin, Peduli Lingkungan & Cinta Kebersihan Sejak Dini

Setelah ini tugas selanjutnya dari paslon adalah melaporkan dana awal kampanye. Selain itu untuk pasangan yang masih berstatus ASN dan anggota DPRD diminta segera mengundurkan diri. “Maksimal lima hari setelah ditetapkan,” ujarnya. (MK/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :