Hendak Salat, Nenek Sutirah Ditabrak Motor

oleh
Hendak Salat, Nenek Sutirah Ditabrak Motor
Foto: Suzuki Satria nomor polisi (Nopol) K 5353 KG yang menabrak pejalan kaki di Jalan Jakenan – Pati. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Hendak menjalankan ibadah salat Magrib di bulan suci Ramadhan, Sutirah (60) warga Desa Tondomulyo RT 06/RW 04, Kecamatan Jakenan, Pati, malah harus menjalani perawatan di rumah sakit terdekat.

Pasalnya, korban yang berniat salat di Musala tersebut diseruduk Suzuki Satria nomor polisi (Nopol) K 5353 KG di Jalan Umum Jakenan – Pati turut Desa Tondomulyo, Selasa (05-06-2018) malam.

TRENDING :  Dirawat Keluarga Miskin Remaja Keterbelakangan Mental Butuh Bantuan

“Korban mengalami patah tangan di sebelah kiri akibat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) itu, dan saat ini korban sudah dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati,” jelas Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Jakenan, AKP Suyatno.

Hendak Salat, Nenek Sutirah Ditabrak Motor
Foto: Suzuki Satria nomor polisi (Nopol) K 5353 KG yang menabrak pejalan kaki di Jalan Jakenan – Pati. (Istimewa)

Awalnya, lanjut Kapolsek, Suzuki Satria yang dikendarai Eko Waluyo (27) warga Desa Dukuhmulyo RT 04/RW 02, Kecamatan Jakenan, Pati, menggeber kendaraannya dari arah Utara dengan kecepatan tinggi.

TRENDING :  Ndadak Belok Sepeda Ontel Diterjang Mio, Masing-masing Pengendara Opname

Sesampainya di lokasi kejadian, Sutirah menyeberang jalan dari Timur menuju Barat dengan maksud menunaikan ibadah salat di Musala. Tiba-tiba, laka lantas yang melibatkan pejalan kaki dan kendaraan bermotor itu pun tidak dapat dihindarkan.

TRENDING :  H.Imam Suroso Bagikan Ribuan Bingkisan Lebaran Untuk Wong Cilik

“Kesimpulan sementara pengendara Suzuki Satria tidak berhati-hati dan tidak memperhatikan penyeberang jalan dan arus lalu lintas di sekitarnya, sehingga laka lantas terjadi.

Ditambahkan, tidak hanya pejalan kaki tetapi pengendara Suzuki Satria pun mengalami luka dan harus menjalani rawat jalan karena mengalami lecet pada kaki dan tangannya. (AM/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :