Hindari Kemacetan Bulusan di Kudus, Ini Rute Alternatif Yang Bisa Jadi Pilihan

by
ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Tradisi Bulusan di Kudus dilaksanakan rutin setiap tahun atau lebih tepatnya tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini dilaksanakan di Dukuh Sumber, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo.

Tidak hanya sekadar nguri-uri tradisi dan cerita turun temurun tentang sejarah Dukuh Sumber, yang mana dikisahkan pada zaman dahulu kala konon katanya warga sekitar bekerja hingga malam kemudian berubah menjadi bulus atau kura-kura.

Tradisi Bulusan kini semakin meriah dengan adanya para pedagang yang ikut meramaikan, dengan menawarkan berbagai barang. Masyarakat sekitar maupun luar daerah ramai mengunjungi setiap tahunnya.

TRENDING :  Gali Potensi Lokal Lewat Lomba

Ada yang ingin mengetahui sejarah Bulusan, ada pula yang menjadikan momentum ini sebagai hiburan tahunan dengan mengajak anak dan sanak saudaranya untuk mengunjungi Bulusan

Seiring berhalannya Tradisi Bulusan menjadikan semakin ramai, bahkan kini para pedagang yang menawarkan berbagai barang dagangan meluber hingga ke Jalan Kudus-Pati. Ditambag ketika puncak acara kunjugan masyarakat yang sangat banyak membuat jalur pantura menjadi tersendat.

TRENDING :  Tradisi Beri Makan Ketupat dan Lepet Pada Bulus di Sumber Hadipolo

Karena hal itu Satlantas Polres Kudus melakukan rekayadsa arus lalu lintas, agar para pengguna jalan tetap bisa melanjutkan perjalanan dan para pengunjung Tradisi Bulusan juga tetap bisa menikmati tanpa terganggu juga.

TRENDING :  Kudus sebagai Kota Santri-Saudagar

KOMENTAR SEDULUR ISK :