Hindari Kemacetan Bulusan di Kudus, Ini Rute Alternatif Yang Bisa Jadi Pilihan

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Tradisi Bulusan di Kudus dilaksanakan rutin setiap tahun atau lebih tepatnya tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini dilaksanakan di Dukuh Sumber, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo.

Tidak hanya sekadar nguri-uri tradisi dan cerita turun temurun tentang sejarah Dukuh Sumber, yang mana dikisahkan pada zaman dahulu kala konon katanya warga sekitar bekerja hingga malam kemudian berubah menjadi bulus atau kura-kura.

Tradisi Bulusan kini semakin meriah dengan adanya para pedagang yang ikut meramaikan, dengan menawarkan berbagai barang. Masyarakat sekitar maupun luar daerah ramai mengunjungi setiap tahunnya.

TRENDING :  Kecewa Dianggap Perangkat Desa Merebut Lahan Bulusan, Dewan Kesenian Kudus Tak Mau "Cawe-Cawe" Penyelenggaraan Even Bulusan Tahun Ini

Ada yang ingin mengetahui sejarah Bulusan, ada pula yang menjadikan momentum ini sebagai hiburan tahunan dengan mengajak anak dan sanak saudaranya untuk mengunjungi Bulusan

Seiring berhalannya Tradisi Bulusan menjadikan semakin ramai, bahkan kini para pedagang yang menawarkan berbagai barang dagangan meluber hingga ke Jalan Kudus-Pati. Ditambag ketika puncak acara kunjugan masyarakat yang sangat banyak membuat jalur pantura menjadi tersendat.

Karena hal itu Satlantas Polres Kudus melakukan rekayadsa arus lalu lintas, agar para pengguna jalan tetap bisa melanjutkan perjalanan dan para pengunjung Tradisi Bulusan juga tetap bisa menikmati tanpa terganggu juga.

TRENDING :  Sebenarnya, Siapa Pencipta Joglo Pencu?

Kasatlantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto menjelaskan, bagi para pengguna jalan yang melintas dari Kudus ke Pati atau sebaliknya dapat memilih beberapa jalur alternatif. Ada tiga jalur alternatif yang disediakan.

Pertama dari Kudus ke Pati melalui jalur utara. Para pengendara bisa melewati perempatan Kerawang menuju utara pertigaan Kandangmas belok ke timur hingga menuju Gembong, Pati. Sementara dari Pati menuju Kudus ada dua jalur dari utara dan selatan.

Bagi yang dari arah pati melalui jalur utara atau jalan pantura bisa melewati jalur alternatif Kudus-Semarang. Yakni dari pertigaan Terban yang mengarah hingga perempatan Jepang.

TRENDING :  Ini Dia Asal Usul Bulusan dan Tradisi Kupatan di Sumber Hadipolo

“Sedangkan dari jalur selatan yang dari Pati bisa melintas melalui Kayen atau Sukolilo, Pati menuju arah pertigaan Bulungcangkring hingga sampai ke perempatan Jepang,” paparnya.

Ditambahkan, pos pengamanan Bulusan sudah didirikan di samping traffic light Sumber sejak Rabu (20/06/2018). Bagi para pengguna yang membutuhkan bantuan bisa singgah terlebih dahulu di pos pengamanan.

Personel pos pengamanan melibatkan semua unsur kepolisian dan instansi lainnya. Selain mengamankan arus lalu lintas juga mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan, yang dikhawatirkan menimpa para pengunjung Tradisi Bulusan. (MK/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :