Hindari Konflik dan Rugi, OJK Imbau Masyarakat Pahami Perjanjian Pembiayaan

by
Foto: Gedung OJK. (Dok. Ojk)

Ekonomi, isknews.com – Otoritas Jasa Keuangan meminta masyarakat untuk lebih memahami isi perjanjian sebelum melakukan kesepakatan kontrak pembiayaan dengan perusahaan pembiayaan.

“Pemahaman isi kontrak ini penting agar debitur mendapatkan informasi yang jelas mengenai klausul kesepakatan dalam perjanjian pembiayaan, jangan sampai ada konflik atau kesalahpahaman yang bisa merugikan masyarakat di kemudian hari,” kata Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo, dalam siaran pers yang diterima isknews.com, Selasa (9/1/2018).

TRENDING :  1185 Petugas Sensus Ekonomi Bacakan Ikrar Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2016 Kudus

Selain itu, setelah menandatangani perjanjian kontrak pembiayaan ini, debitur diminta memenuhi kewajiban pembayaran angsuran secara tepat waktu sesuai besaran dan tanggal yang telah disepakati dengan perusahaan pembiayaan.

Kemudian jika terjadi, eksekusi benda jaminan fidusia oleh perusahaan pembiayaan, debitur perlu memastikan bahwa Proses eksekusi benda jaminan fidusia telah sesuai dengan prosedur yang diatur dalam perjanjian pembiayaan, termasuk mengenai tahapan pemberian surat peringatan kepada debitur/konsumen.

TRENDING :  Kinerja Pasar Keuangan Domestik Tahun 2016 Secara Umum Masih Cukup Baik

Lalu Kedua, Petugas yang melakukan eksekusi benda jaminan fidusia merupakan pegawai Perusahaan Pembiayaan atau pegawai alih daya Perusahaan Pembiayaan yang memiliki surat tugas untuk melakukan eksekusi benda jaminan fidusia;

TRENDING :  Jangan Hanya Andalkan RS dan Puskesmas Untuk Keruk Pendapatan Daerah
KOMENTAR SEDULUR ISK :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*