Hingga Agustus, Belum Ada Penurunan Debit Air di PDAM

by

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Meski di sejumlah desa sudah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, PDAM Jepara hingga pertengahan Agustus ini mengaku jika belum ada penurunan debit air di sumur-sumur miliknya. PDAM mengklaim jika pasokan ke pelanggan belum terpengaruh dengan ketersediaan air baku miliknya. Meski beberapa waktu lalu sempat terjadi ketersendatan suplei air ke pelanggan, hal ini bukan disebabkan karena sumber air yang kurang melainkan lantaran faktor teknis.

Direktur PDAM Jepara Prabowo mengatakan, saat ini PDAM Jepara memiliki sekitar 80 sumur sebagai sumber air baku untuk memasok air ke pelanggan. Namun sampai Agustus ini belum ada penurunan debit. “Sejauh ini belum ada penurunan, masih lancar saja supleinya,” kata Prabowo, Sabtu (12/7/2017)

Menurut Prabowo, beberapa waktu lalu memang ada keluhan soal suplei air dari pelanggan. Namun hal itu karena saluran air milik PDAM di beberapa titik rusak lantaran terdampak pengerjaan proyek gorong-gorong maupun irigasi lainnya. “Jadi bukan karena pasokan air yang menurun, melainkan karena jaringan kita banyak yang rusak terkena terjangan alat berat proyek instansi lain,” ungkapnya.

Beberapa titik yang sempat terkena yakni di Jepara Kota, Kedung dan Bangsri. Sejauh ini, katanya, pekerjs proyek saluran air ttidak pernah ada koordinasi dengannya sehingga banyak jaringannya yang rusak. “Selama ini tidak ada koordinasi, tahu-tahu sudah digaruk dengan alat berat. Untuk itu ke depan kita berharap ada koordinasi,” jelasnya.

Lebih lanjut Prabowo menjelaskan, sampai saat ini masalah utama yang dihadapi oleh PDAM Jepara ketergantungan dengan sumber air baku dari sumur dalam. Padahal dirinya ingin agar sumber air baku untuk PDAM menggunakan air permukaan. Saat ini air permukaan sudah tidak ada. Sehingga untuk penyediaan sumber air baku, PDAM Jepara  membuat sumur dalam. “Saat ini ketersediaan air permukaan sudah sulit sehingga untuk penyediaan air kita membuat sumur dalam. Saat ini kita punya sekitar 80 sumur dalam,” jelasnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :