HUT PT. NTI Ke-85, Doa Bersama Lintas Agama Untuk Indonesia Damai Sejahtera

oleh

Kudus, isknews.com – Do’a Bersama Lintas Agama menyambut HUT PT. Nojorono Tobacco International (NTI) ke-85 telah digelar di Taman Primary Manufacturing Department, Area Pre Blending, Jambean Bae Kudus, Sabtu (21/10/17). Acara yang merupakan salah satu dari banyaknya rangkaian menyambut HUT Perusahaan itu mengambil tema “Harapan & Do’a untuk Indonesia yang Damai dan Sejahtera”.

Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dihadiri langsung, Presiden Direktur PT. NTI, Stefanus JJ Batihalim, didampingi direksi, Harsono Djuhadi, Arifin Pamudji, L. Surya Djuhadi, John Darma Kusuma, FX Sri Martono, para komisaris, Mia Indriani Djuhadi, Frans Rubianto Kusuma dan para manager lainnya.

Dalam do’a bersama kali ini, Selain tersebut diatas, juga menghadirkan tokoh dari lintas agama dan tokoh masyarakat, Diantaranya KH. Nur Khalim Ma’ruf (Islam), Pendeta Gatot Subijanto (Kristen Protestan), Romo Yohanes Bechman Haryono, MSF (Katolik), Nawanto (Hindu), Suparno (Budha), Gijono Purnomo (Konghucu), Sukamto (Penghayat Kepercayaan Tuhan YME), Mintoro AP (Camat Bae), AKP Sardi (Kapolsek Bae), Kapten Sulikan (Danramil Bae), Noor Chamid Amd (Kades Purworejo) dan perwakilan dari Kades Bae Agung Budiyanto SE.

TRENDING :  Pesan Kebangsaan dari Santri Kudus

Presiden Direktur, Stefanus JJ Batihalim, dalam sambutannya, Acara Doa bersama ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial PT. Nojorono Tobacco International atas keprihatinan kita bersama melihat fenomena disintegrasi yang semakin hari semakin mengikis persatuan dan kerukunan antar umat beragama. “Hal itu sebagai bentuk kepedulian kita dan ikut memberikan sumbangsih terhadap lingkungan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia,” jelasnya

Sebagai sesama umat beriman dan komponen dari Bangsa Indonesia, PT Nojorono berusaha menciptakan kesejahteraan bersama untuk perusahaan, karyawan dan masyarakat di tempat di mana kita tinggal dan berkarya. “Perusahaan berkeinginan selalu menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, dalam ikatan kekeluargaan yang erat dan bermartabat, Hal itu sejalan dengan Visi, Misi dan Nilai NTI,” ungkapnya.

Selain acara doa bersama, pada kesempatan itu dilaksanakan juga penanaman secara simbolis oleh Dewan Direksi dan Komisaris perusahaan NTI, tokoh agama bersama jajaran Muspika Bae.

TRENDING :  Badak Executive Pastikan Satu Tempat di Semifinal Bupati Cup 2017

Dikatakan Stefanus, Penanaman pohon sawo kecik yang berjumlah 9 buah nantinya di tanam 9 titik di perusahaan PT. NTI yang tersebar di Kabupaten Kudus dan Jakarta. Pohon sawo kecik, mempunyai arti sarwo becik, yang mengandung makna filosofis yang berakar di dalam budaya jawa yaitu banyak kebajikan, kemakmuran, sebagai akhir kata, atas nama direksi dan seluruh komponen perusahaan, diharapkan segala, harapan, keinginan dan do’a di terima dan dikabulkan oleh Tuhan yang Maha Esa.

Camat Bae, Mintoro AP mengatakan, Warga Bae sangat bersyukur dengan keberadaan PT. NTI yang akan membawa keberkahan tersendiri. Lebih lanjut, Dengan Do’a bersama yang mengundang para pemuka lintas agama ini diharapkan memberikan kesejukan dalam perbedaan, Karena apapun yang kita lakukan tidak terlepas dari do’a, yang telah menjadi rutinitas kita dalam ibadah sehari-hari. “Dengan saling menghormati satu sama lainnya, yang nantinya membawa kerukunan dan kedamaian, terutama bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” harapnya.

Ditambahkan, Perbedaan dalam kebhinekaan akan indah diibaratkan seperti pelangi. Memaknai keindahan warna masing-masing nya, akan menjadi indah jika dipadukan satu sama lain.

TRENDING :  Live Music Di Aneka Ria Shop dan Resto

Romo Yohanes Bechman Haryono dari (Katolik) dalam sambutannya mengatakan, merayakan HUT itu autentik, dan harus di rayakan, kami semua mengapresiasi kepada PT. Nojorono Tobacco International atas diselenggarakannya acara “Do’a Bersama” yang melibatkan para perwakilan dari Lintas Agama. Bagaimanapun akan selalu berwarna karena perbedaan. “Keberagaman dalam perbedaan akan semakin memperkuat satu sama lain, Semoga kegiatan seperti ini lebih di giatkan supaya tercipta kesejukan diantara kita,” harapnya.

Terpisah, Dedy Wibowo, PIC panitia acara do’a bersama menambahkan, dalam kesempatan tersebut, juga akan diberikan kenang-kenangan oleh direksi kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, juga dipertunjukkan Persembahan “Rebana” dari KOPSI Komunitas Pecinta Seni Islami dan Tari Gambyong dari Komunitas Budha desa Kutuk Kecamatan Undaan.

Penutupan dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan dilanjutkan pertunjukan Barongsai dengan kolaborasi alunan musik Rebana. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :