Ikatan Pelajar NU dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kudus, Galang Bantuan Bagi Korban Gempa Aceh

Ikatan Pelajar NU dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kudus, Galang Bantuan Bagi Korban Gempa Aceh

Kudus, isknews.com – Gempa bumi dengan kekuatan 6,4 skala Richter mengguncang Pidie Jaya, Aceh, Rabu, 7 Desember 2016. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan seratusan lebih korban  meninggal dunia, 128 orang luka berat, 489 orang luka ringan, dan ratusan bangunan rusak.

AKSI sosial untuk Aceh pun bermunculan di tanah air. Beberapa organisasi menggalang dana untuk membantu korban bencana. Tak terkecuali di Kudus, Jawa Tengah.

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kudus mengintruksikan kepada seluruh kader di Kudus untuk melakukan gerakan pembangunan ruang kelas belajar secara serentak.

Program ini dimaksudkan untuk meringankan beban di Pidie Jaya lewat partisipasi kader dalam menyukseskan program 1000 rupiah untuk Aceh. “Maka dari itu kami menginstruksikan kepada seluruh kader IPNU Kabupaten Kudus dengan kepedulian kita mari kita bantu korban bencana di Kabupaten Pidie Aceh, untuk meringankan dan memberi bantuan kepada korban bencana tersebut,” ucap Ketua PC IPNU M. Wahyu Saputro Selasa (17/1).

TRENDING :  Ansor Dan Banser Dukung Pemerintah Bubarkan Ormas Yang Menganut Paham Radikal

Wahyu menyampaikan, kader di setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Ranting (PR), dan Pimpinan Komisariat (PK) melakukan penggalangan dana secara serentak, terhitung mulai saat ini dan dikumpulkan tanggal 28 Januari 2016 mendatang. Program 1000 rupiah diinstruksikan kepada seluruh kader dan penggalangan dana dikumpulkan masing-masing Pimpinan Anak Cabang atau Pimpinan Cabang IPNU.

“Pembangunan ruang kelas belajar sangat berarti untuk meningkatkan proses belajar mengajar kembali. IPNU akan fokus membantu di bidang pendidikan, sehingga pendidikan di Aceh bisa normal kembali,” imbuhnya

TRENDING :  DPC Lindu Aji Kudus "Kolo Cokro" Semalam Dilantik

Sementra itu di tempat dan waktu yang berbeda, hampir sebulan sebelumnya, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMA Muhammadiyah Kudus (PR IPM SMA Muhammadiyah Kudus) juga turut menggalang dana dn mukena bagi saudara-saudaranya di Aceh dengan kegiatan “Gerakan 1000 mukena untuk Aceh”, Sabtu (17/12/16).

Penggalangan dana dilakukan selama dua hari. Hari pertama dilaksanakan di unit 1 Muhiku, sedang hari kedua di unit2 Muhiku. Kegiatan ini adalah kegiatan penggalangan dana untuk korban bencana yang pertama dilakukan anggota PR IPM SMA Muhammadiyah Kudus periode 2016/2017.

Harapannya kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya sampai di Aceh. Tetapi lebih luas lagi, seperti untuk muslim Rohinya, palestina, Aleppo, dan lainnya.

TRENDING :  PDM Kudus Lantik M Bismark (Mamak) Sebagai Ketua Umum PSHW Kudus 2017-2020

Antusias warga sekolah dalam memberikan infaq sangat baik. Bantuan tersebut telah disalurkan ke Aceh dengan perantara Lazizmu Pusat.

”Kami turut prihatin dengan kejadian yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh. Maka dari itu, kami sepakat untuk menjadi bagian dari program yang dibentuk oleh Lazizmu jadi ini sebetulnya bukan program kami sendiri,” ujarnya.

Ditambahkannya, “meski bantuannya tidak besar, tapi diharapkan bisa bermanfaat bagi para korban. Dan untuk anggota IPM, terimakasih banyak bantuannya, semoga bisa menjadi penolong teman-teman IPM di surga nanti. Aamiin” tutur Lail Usri Yusro, Ketua Umum PR IPM SMA Muhammadiyah Kudus periode 2016/2017. (GP/YM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post