Iklim Investasi Blora Dipengaruhi Letak Geografis

by

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Masih rendahnya iklim investasi di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah, selama dua periode masa kepemimpinan Djoko Nugroho ternyata masih dipengaruhi letak geografis kabupaten setempat.

“Sebagian besar calon investor yang hendak berinvestasi di Blora mengeluhkan jarak Blora yang relatif jauh dengan ibu kota provinsi maupun kota besar,” terangnya saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Blora, Jum’at (28/4/2017).

Dia mencontohkan, Blora merupakan kabupaten dengan populasi ternak sapi terbesar di Jateng. Blora juga penghasil jagung terbesar kedua di Jateng setelah Kabupaten Grobogan. Namun menurutnya, hal itu belum menjadi magnet bagi investor menanamkan modalnya di Blora.

TRENDING :  Pekan Panutan Pajak, Pejabat Diharap Jadi Contoh

“Investor memilih membangun pabrik pengolahan jagung di Grobogan. Sedangkan pabrik yang terkait dengan peternakan malah dibangun di Bojonegoro. Investor mengeluhkan jarak Blora yang jauh,” katanya.

TRENDING :  Bupati Kudus Luncurkan Program Pembayaran Non Tunai E-Retribusi dan E-BPHTB

Menurutnya, faktor jarak itu terkait erat dengan kondisi jalan. Padahal, kata Djoko Nugroho, Pemkab Blora telah berupaya semaksimal mungkin memperbaiki kerusakan jalan. Program tersebut mendapatkan dukungan penuh Pemprov Jateng dan Pemerintah Pusat.

KOMENTAR SEDULUR ISK :