Ilegal, 21 Depo Air Pegunungan Muria Ditutup Paksa

Ilegal, 21 Depo Air Pegunungan Muria Ditutup Paksa

Kudus, ISKNEWS.COM – Setelah gelombang penolakan muncul dari elemen masyarakat dan LSM, akhirnya sebanyak 21 depo air Pegunungan Muria ditutup paksa, Rabu (08/11/2017). Penutupan dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana.

PPNS BBWS Pemali Juwana Sugiyanto mengatakan, penutupan sejumlah depo air ini dikarenakan eksploitasi air permukaan di Pegunungan Muria illegal, sebab tidak memiliki izin.oleh karenanya pihaknya melakukan penutupan.

”Dengan adanya penutupan ini seluruh pengusaha depo air wajib menaati, apabila masih nekad melakukan praktik eksploitasi air permukaan akan dikenakan sanksi tegas,” ujarnya.

TRENDING :  Tergencet PPN dan HET, Petani Tebu Kian Terpuruk

Dia menegaskan, dalam kegiatan yang melibatkan tim terpadu yakni Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Satpol PP Kudus, Polres Kudus, dan Kodim 0722/Kudus, ini tidak melakukan penyegelan melainkan menutup kegiatan. Karena selama ini selama bertahun-tahun telah berlangsung kegiatan ilegal pemanfaatan air permukaan.

Menurutnya, langkah penutupan yang dilakukan hari ini sudah sesuai aturan. Sebelumnya sudah dilakukan tiga kali peringatan dengan mengirim surat kepada para pemilik usaha. Namun hal itu ternyata tak digubris, usaha tetap berjalan.

TRENDING :  Waspada Jambret , Mengendarai Ninja Beraksi di Jalan Kudus - Pati

Penutupan, lanjutnya, dilakukan dengan cara memasang segel di pralon dan memasang sebuah papan segel di depan depo. Tak hanya itu, penutupan yang disaksikan para pemilik juga dilakukan penandatanganan berita acara.

”Kami ingatkan kepada para pemilik agar mematuhi aturan, kalau masih nekad akan kami bawa hal ini ke ranah hukum,” tandasnya.

Sementara itu Kasatpol PP Kudus Djati Solechah menjelaskan, pihaknya hanya membantu melakukan penertiban karena kebetulan lokasinya berada di Kudus. Sedangkan penutupan sepenuhnya dilakukan oleh BBWS Pemali Juwana.

TRENDING :  Diadukan Ke Pol PP, Ansor Kudus Tengarai Terjadi Tindakan Asusila Di Sejumlah Salon Kecantikan Di Kudus

Diterangkannya, jumlah depo air yang ditutup sebanyak 21 titik, dengan rincian 20 depo di Kecamatan Dawe dan satu depo di Kecamatan Gebog. Di Kecamatan Dawe meliputi, Kajar sebanyak 12 depo, Colo enam depo, Piji satu depo, dan Dukuhwaringin satu depo. Sedangkan di Gebog hanya ada satu depo yakni di Rahtawu. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post