Ini Dia, Finalis Festival Teater Pelajar ke-9 Tahun 2016 Tingkat SMA/MA/Sederajat

Ini Dia, Finalis Festival Teater Pelajar ke-9 Tahun 2016 Tingkat SMA/MA/Sederajat
Proses seleksi saat di SMKN 3 Kudus dengan judul Jaka Tarub
Proses seleksi saat di SMKN 3 Kudus dengan judul Jaka Tarub

Kudus, Isknews.com – Seleksi tingkat SMA/SMK/MA sederajat Teater Djarum Festival Teater Pelajar (FTP) 2016 telah selesai dilaksanakan 31 Oktober – 9 November 2016, Festival Teater Pelajar 2016 adalah kegiatan kompetisi/lomba teater antar Sekolah setingkat SMP dan SMA di Kabupaten Kudus yang diselenggarakan atas kerjasama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus dan Teater Djarum selaku perwakilan Djarum Foundation Bakti Budaya.

Asa Jatmiko Sutradara dan penulis naskah di Teater Djarum saat dihubungi Isknews.com menjelaskan bahwa untuk tahun ini naskah yang diangkat dalam Festival Teater Pelajar tahun 2016, bertema dongeng atau cerita rakyat Nusantara dengan durasi pementasan maksimal 45 menit. Dengan Tim Juri babak final FTP 2016 terdiri atas tokoh seniman Indonesia dan personil yang ditunjuk Disdikpora Kabupaten Kudus.

Menyaksikan 26 pertunjukan teater pelajar peserta FTP (Festival Teater Pelajar), menyaksikan anak-anak bangsa mengolah dan menunjukan kebolehannya di atas panggung, melahirkan optimisme akan daya unggul kreativitas yang semakin menggelora. Keberadaan mereka di atas panggung, memainkan peran dan menghidupkannya, hingga mengharmonisasikan dengan pemeran-pemeran penata artistik, merupakan pengalaman yang menggetarkan bagi setiap diri mereka. Menyaksikan mereka bermain, dimana mereka menyiapkan kegiatan “bermain”-nya dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati.

Mereka memanfaatkan peluang untuk semakin nyala dalam kreativitas, dengan rasa gembira. Tanpa ada sedikit pun yang menyatakan bahwa “keberadaan” mereka bermain di atas panggung sebagai sebuah tugas, atau kewajiban, melainkan karena mereka menyukai dan menikmatinya. Ini yang menjadi catatan pertama saya ketika melihat mereka. Maka sesungguhnya, bukan kemewahan yang membuat mereka berdaya, bukan fasilitas yang serba ada yang bisa menjamin mereka semakin kreatif. Alih-alih memberi dukungan fisik/material, memberi mereka ruang dan peluang saja, kreativitas akan menyala.

BACA JUGA :  5 Kabupaten Beradu Lomba Tata Upacara Bendera & Baris-Berbaris, Siapa Juaranya ?

Dan teater menjadi salah sebuah media kreatif yang niscaya mampu menjadi daya dorong bagi anak-anak mengembangkan kecerdasan emosional.

Peran sutradara dan/atau pelatih (dan di dalamnya adalah pihak sekolah) teater pelajar boleh jadi merupakan sumbu utama untuk menyalakan teater pelajar. Perannya bagi pengembangan teater dan anak-anak di dalamnya adalah penting. Sutradara dan/pelatih sebuah teater pelajar mesti menyadari diri sebagai pemantik dan pemicu kreativitas anak, dan sekaligus juga menjadi pedoman positif (baca: keteladanannya) memaknai teater dalam peri-kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan seleksi digelar di sekolah masing masing, Berikut dibawah ini seleksi Tingkat SMA/MA/sederajat Festival teater pelajar 2016. di mulai seleksi perdana pada
(31/10) Teater Kahanan SMA 1 Mejobo, Teater Heboh SMK NU Ma’arif 3, Teater Asa MA NU Wahid Hasyim Salafiyah,
(1/11) Teater Wasis MA NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus, Teater Oscar SMK NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus, Teater Sage SMA 1 Gebog, Teater Nusa SMK Kristen Nusantara,
(2/11) Teater Nusa SMK Kristen Nusantara, Teater Trapesium SMK Wisudha Karya, Teater Studio One SMA 1 Kudus,
(3/11) Teater Patas SMA 1 Bae, Teater X-Miffa SMK NU Miftahul Falah, Teater Stiff MA NU Ibtidaul Falah,
(4/11) Teater Aeuio Skanigaku SMK 3 Kudus, Teater Apotek SMK Duta Karya,
(5/11) Teater Saka SMK 2 Kudus, Teater TSP SMK Mamba’ul Falah, Teater Parijotho MA NU Raden Umar Said,
(7/11) Teater Lentera Manzuku MA Manzilul Ulum, Teater Assa SMK Assa’idiyyah, Teater Merdeka MA NU Nurussalam,
(8/11) Giliran Teater Ganesha SMA 2 Kudus, Teater Sate Madu MAN 2 Kudus, Teater Lema SMK NU Ma’arif 1,
(9/11) Giliran Teater Jangkar Bumi MA Qudsiyyah, Teater Dewantara Jaya SMK Tamansiswa, Teater El Hawa MA NU Banat

BACA JUGA :  Pendaftaran Peserta Gerak Jalan Tingkat Kabupaten Kudus Masih Sedikit

Lebih lanjut, Ketua Juri untuk Tingkat SMA Bang Asa (panggilan akrabnya) mengatakan, “Berdasarkan hasil rekapituliasi dan penilaian, tim juri memutuskan 6 peserta seleksi Festival Teater Pelajar tahun 2016, “Berikut peserta yang lolos maju ke babak final untuk tingkat SMA Sederajat.

Enam finalis FTP 2016, sebagai berikut dan salah satunya ada pendatang baru dan langsung masuk finalis:
Teater Studio One – SMA 1 Kudus, Teater Ganesha – SMA 2 Kudus, Teater Sate Madu – MAN 2 Kudus, Teater Jangkar Bumi – MA Qudsiyyah (Pendatang baru), Teater X-Miffa – SMK NU Miftahul Falah dan Teater Apotek – SMK Duta Karya.

Nantinya keenam finalis tersebut bersama dengan finalis dari tingkat SMP untuk mempertunjukkan penampilan terbaiknya di Grand Final tanggal 20 November mendatang di GOR Djarum Kaliputu dan saya ucapkan selamat buat para Finalis.

BACA JUGA :  Kejar Paket-C Intan Mandiri Prima Desa Temulus Eksis Sejak 2009

Sebagai salah satu juri seleksi FTP 2016 tingkat SMA, saya seringkali dibuat terperangah karena permainan mereka di atas panggung yang memesona. Saya melihat kehidupan anak-anak dengan segala orisinalitasnya, yang menarik. Mereka tidak perlu menjadi orang lain untuk menjadi pribadi (karakter dan tokoh peran) yang menarik.

Kesempatan mempelajari penataan setting, lampu, hand-property, kostum dan tata rias hingga musik, mendekatkan mereka mengenal banyak hal di dalam satu proyek pertunjukan. Hal ini jelas akan memperkaya pengalaman mereka sendiri.

Banyak teater pelajar yang saya saksikan telah berproses pada alur yang baik. Mereka mendapat pemahaman seni peran, dramaturgi, gagasan artistik, simbol yang dipakai, secara baik. Ada beberapa teater pelajar yang belum sampai di sana. Mereka masih memainkan drama seperti yang ada dalam pelajaran, yang tidak memberikan banyak pengalaman, yang tidak menantang kreativitas, yang cenderung membawa anak-anak merasa “sudah selesai”.

Tidak ada kata “selesai” dalam proses berteater. Pun dalam belajar. Beberapa teater pelajar yang merasa masih kurang, saatnya mulai bergerak dan berproses di alur yang baik dan lebih menggigit. Demikian juga untuk teater pelajar yang saat ini sudah baik dengan penampilan yang menarik, jangan berpuas diri, yang kemudian membuat proses pembelajaran di dalam diri menjadi berhenti. Semakin menyalalah api gairah dalam jiwamu, semakin tekun dan uletlah menempa dan mengolah potensimu.”Pungkasnya. (AS)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post