Ini Dia, Hasil Musyawarah Fiqhiyyah Santri Ponpes Al-Fattah Bejen Kajeksan Kota Kudus

Ini Dia, Hasil Musyawarah Fiqhiyyah Santri Ponpes Al-Fattah Bejen Kajeksan Kota Kudus

Kudus, isknews.com – Musyawarah fiqhiyyah yang diselenggarakan Pondok Pesantren Putra Al Fattah Kudus dilaksanakan setiap 2 pekan sekali pada malam Senin. Pesantren yang berdiri sejak 03 Rabiul Akhir 1433H / 21 Februari 2012  ini beralamat di Bejen Kajeksan RT 02 RW 03, No.36 Kec.Kota Kudus

Adapun alasan di terbitkannya hasil musyawarah ini dikarenakan adanya dorongan dari Dewan Pimpinan yang mendorong kami sebagai pengurus agar membukukan hasil-hasil musyawarah tersebut. Akan tetapi hanya inilah yang berhasil kami rangkum dan terbitkan. Padahal masih ada yang belum tertulis di sini. Tentu saja hasil musyawarah kami ini jauh dari kata sempurna, apalagi kami sebagai Tholabah al-‘Ilm masih banyak kesalahan khususnya dalam merumuskan, menjawab dan mengambil referensi untuk menelurkan hukum-hukum fiqih.”Jelas Muhammad Aniq Makky, Putra dari pengasuh Pondok Pesantren Al Fattah Kudus KH. Ahmadi Abdul Fatah saat di temui isknews.com dirumahnya.(8/9)

BACA JUGA :  Ulama' Kudus & Pemangku Makam Wali Di Jawa Hadiri Pemasangan Luwur Sunan Muria

14212122_1440070629353501_2861091218534193941_n

Adapun tujuannya, lanjut Aniq, supaya agar santri santri di latih untuk mencari dan mulai membuka kitab-kitab salaf berikut dengan peningkatan kemampuan mereka dalam gramatikal arab (nahwu shorof) serta belajar menerjemahkannya ke dalam bahasa indonesia atau jawa

Aniq menambahkan, jika setiap Musyawarah fiqhiyyah selalu didampingi dewan asatidz. Meskipun begitu, hasil musyawarah selalu di sowankan abah. Biar di luruskan jika ada kesalahan dalam musyawarah. Selama ini, alhamdulillah kesalahan fatal dalam pengambilan hukum sejak musyawarah tidak pernah di temukan. Karena dewan asatidz nya juga orang yang insya Allah mampu dan bisa baca kitab gundul atau kitab kuning.“Terang Putra tunggal Lulusan S1 Islamic University Of Madina, dan saat ini melanjutkan S2 di Ummul Quro University Makkah

BACA JUGA :  KH.Riza Afthoni Ajak Umat Islam Tingkatkan Ibadah Usai Lalui Bulan "Tarbiyah" Ramadhan

Silahkan bisa mengunduh hasil Musyawarah para santri dalam bentuk File Microsoft Word di deskripsi-masalah-musyawarah-diniyah-ponpes-al-fattah-kudus , Kami di sini bukan untuk menjadi Mufti atau Qodli atau Ahli  Ilmu. Kapasitas kami di sini hanyalah Penuntut Ilmu yang  mencoba menerka dan mencari jawaban atas soal-soal yang di  hadirkan dalam forum musyawarah. Jika apa yang kami hasilkan adalah benar maka sesungguhnya itu adalah benar-benar taufiq, hidayah dan ‘inayah dari Allah. Akan tetapi jika ada kesalahan maka itu  benar-benar karena kebodohan kami dan kami mohon agar kami di luruskan.”Pungkasnya.(AS)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post