Ini Dia Proyek-proyek Fisik di Kudus Yang Didanai DBHCHT

Kudus, isknews.com – Kabupaten Kudus, pada TA 2016 ini, memperoleh dana Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp Rp 140,7 miliar, atau tepatnya Rp 140.751.411.000. Menurut Kepala Badan Pengelola Pajak Dan Keuangan Daerah (DPPKD) Kabupaten Kudus, Eko Jumartono, yang dihubungi isknews.com, Jumat (11/11), dibandingkan 2015, penerimaan danna DBHCHT yang diterima Kabupaten Kudus, mengalami peningakatan, karena pada tahun sebelumnya hanya sebesar Rp 134 miliar.
Lantas berapa anggaran yang terserap untuk pembangunan fisik? Data yang diperoleh isknwes.com adalah sebagai berikut : Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kabupaten Kudus, Proyek Taman sebanyak tiga titik, pembangunan taman median jalan dan pulau jalan, besarnya anggaran sesuai nilai kontrak, Rp 988,61 juta, pembangunan taman kawasan GOR Wergu Wetan, nilai kontrak sebesar Rp 2,954 miliar, peningkatan taman Adipura, nilai kontrak sebesar Rp 989 juta, pembanguan tempat parkir taman Tanggulangin, nilai kontrak Rp 1,97 miliar.
Proyek pembangunan/rehebilitasi saluran/drainese dan trotoar, sebanyak 6 titik, lokasinya di, Jalan HM Basoeno, besarnya anggaran sesuai nilai kontrak, Rp 3,88 miliar, Jalan HOS Cokroaminoto (lanjutan), nilai kontrak sebesar Rp 428,38 juta, Jalan Johar (lanjutan), nilai kontrak sebesar Rp 1,98 miliar, Jalan Jendral Sudirman (lanjutan), nilai kontrak sebesar Rp 1,55 miliar dan Jalan R Agil Kusumadia (lanjutan), nilai kontrak sebesar Rp 633,25 juta.
Proyek pembangunan drainase/ gorong-gorong, sebanyak 5 titik, lokasinya di ruas jalan Desa Jati Kulon (Sempalan) – Pasuruhan Kidul, nilai kontrak sebesar Rp 952,17 juta, poros Desa Loram Wetan –Getas Pejaten, nilai kontrak Rp 989,01 juta, kawasan GOR Wergu Wetan, nilai kontrak, sebesar Rp 989,97 juta, poros Desa Loram Kulon – Wergu Wetan, nilai kontrak sebesar Rp 944,99 juta dan Jalan Loram Wetan 3 dan 4 dengan nilai kontrak sebesar Rp 978,24 juta.
Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, sebanyak 5 titik. Pembangunan Pasar Ternak Gulang, Kecamatan Mejobo, nilai kontrak Rp 4,34 miliar, Revitalisasi Pasar Jekulo tahap II (pendampingan), nilai kontrak Rp 4,3 miliar, revitalisasi Pasar Kliwon tahap II, nilai kontrak Rp 1,97 miliar, pembangunan Pasar Wergu tahap II, nilai kontrak Rp 3,38 miliar dan pembangunan Pasar Tradisional Piji, Kecamatan Dawe tahap II, nilai kontrak Rp 6,86 miliar.
Dinas Bina Marga Pengairan Energi Sumber Daya Mineral (BPESDM) Kabupaten Kudus, sebanyak 3 proyek pengadaan, yakni Bidang Pengairan, pasangan talud Sungai Jati Pasehan, di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, nilai kontrak 1,09 miliar, Bidang ESDM, pengadaan dan pemasangan lampu hias taman, nilai kontrak Rp 905,8 juta, pemasangan LPJU Dawe – Poh Dengkol, nilai kontrak Rp 980,66 juta (DM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?
Baca Juga :  Pande Besi Hadipolo Kudus