Ini Makna Filosofis City Branding Kudus Terbaru

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Logo yang menjadi brand Pariwisata Kabupaten Kudus didesain simpel, berkarakter, eye catching, mudah diingat, modern, namun tidak meninggalkan ciri khas kota Kudus sebagai kota kretek, kota religi dan kota wisata.

Hal itu dikatakan Sri Wahyuningsih, Kabid Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Selasa (2/10/2018).

Dijelaskan Sri Wahyuningsih, Simbol ornamen yang terletak diatas tulisan Kudus di desain berbentuk Menara Kudus, Sayap Kupu-kupu dan Daun Tembakau. Bentuk Menara merupakan simbol ikon Kota Kudus.

TRENDING :  Warga Jepang Pakis Jalan Santai Peringati Harlah NU dan Gerakan Pemuda Ansor

Sementara Daun Tembakau dibentuk menjadi sayap kupu-kupu, melambangkan Kudus sebagai kota kretek dengan mayoitas usaha industri rokok berskala nasional.

“Pemilihan bentuk kupu-kupu didasarkan atas filosofi metamorfosis Kupu-kupu yang menggambarkan sebuah harapan Kota Kudus agar selalu berkembang menjadi baik dan lebih baik lagi. Kupu-kupu juga melambangkan keindahan, elok rupawan, menarik dan memukau banyak mata,” ujarnya.

TRENDING :  Paslon Bupati Nomer Urut 3, Hartini – Bowo, Giat Bentuk Korsdes dan Korte

Sayap Kupu-kupu, melambangkan Kudus sebagai kota dengan banyak wisata alam, wisata religi, wisata kuliner dan wisata budaya yang memukau.

Goresan didalam sayap kupu-kupu, merupakan simbol guratan batik mewakili batik Kudus sebagai warisan budaya leluhur.

Selanjutnya, Kata “The Taste of Java”, diambil dari bahasa inggris. The Taste berarti rasa, selera, cita rasa, perasaan, yang menggambarkan pariwisata kota Kudus dengan memiliki banyak objek wisata alam, religi, budaya, dan kuliner, serta memiliki beberapa industri yang telah Go Internasional (seperti jenang, rokok, kertas, elektronik, bahkan memiliki sekolah dengan fasilitas standart internasional).

TRENDING :  Miris! Jumlah Rumah Adat Kudus Hanya Tersisa Enam Unit

Adapun The Taste of Java, juga berarti Kudus sebagai bagian dari wilayah Jawa yang sangat kental akan nuansa jawanya yaitu nuansa religius dan budaya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :