Ini Penyebab Deflasi 0,09 Persen di Kudus

by
ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Perkembangan harga berbagai komoditas pada Oktober 2017 secara umum mengalami penurunan. Hal itu menyebabkan terjadinya deflasi di Kudus sebesar 0,09 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 135,39.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus, deflasi yang terjadi pada Oktober 2017 jauh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Tercatat pada September 2017 Kota Kretek mengalami inflasi sebesar 0,10 persen dengan IHK 135,51.

ISKNEWS.COM

Menurut Kepala BPS Kudus Sapto Harjuli Wahyu, penurunan harga sejumlah bahan makanan seperti jeruk, ikan kembung rebus, teluar ayam ras, wortel, dan cabai rawit menjadi pemicu utama terjadinya deflasi bulan ini.

TRENDING :  Jelang Idul Adha Harga Kambing Diprediksikan Akan Naik, Eh Ternyata Harga Kambing Malah Turun

“Penyebab utama deflasi paling besar dari bahan makanan yang mengalami penurunan indeks sebesar 1,05 persen, disusul sandang 0,11 persen,” katanya saat menggelar jumpa pers di kantor BPS Kudus beberapa waktu lalu.

TRENDING :  Harga Beras Turun, Kudus Alami Deflasi 0,05 Persen

Sementara itu komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya inflasi di antaranya, rokok kretek filter, beras, besi beton, kangkung. Sabun detergen.

Hal itu terjadi karena adanya kenaikan indeks dari beberapa kelompok pengeluaran. Yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,41 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,42 persen, serta kelompok transport, komunikasi, dan jasa 0,01 persen. (MK)

TRENDING :  Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar Penyumbang Inflasi Terbesar

KOMENTAR SEDULUR ISK :