Ini Pesan Bupati Saat Lepas 27 Purna Tugas PNS Pemkab Kudus

oleh
Bupati Kudus HM Tamzil saat berbincang dengan salah seorang penerima sk purna tugas (Foto: Yuliadi)

Kudus, isknews.com – Sebagai wujud penghormatan dan penghargaan kepala daerah terhadap tugas-tugas yang sudah dilakukan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS), Bupati Kudus HM Tamzil secara resmi melepas sebanyak 27 purna tugas PNS di lingkungan Pemkab Kudus.

Acara penyerahan keputusan pemberian kenaikan pangkat, pengabdian, pemberhentian, dan pemberian pensiun PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Kudus di laksanakan di ruang Command Center Diskominfo Kudus, Jumat (30/11/2018).

Pada kesempatan tersebut Bupati Tamzil menyerahkan langsung surat keputusan purna tugas dan mengucapkan terima kasih karena telah mengabdikan diri untuk masyarakat Kabupaten Kudus.

TRENDING :  Parkir Khusus di Kudus Dikerjasamakan, Segini Tarifnya…

“Saya selaku yang diberi tugas melayani masyarakat sebagai bupati tentunya kami sangat mengucapkan terima kasih karena Saudara semua telah mengabdikan diri untuk masyarakat Kabupaten Kudus,” ujarnya. Pemerintah mengucapkan terima kasih, karena perhatian aparatur negara dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Dirinya mendo’akan, semoga bapak dan ibu purna tugas PNS diberi kesehatan. “Yang mau naik haji semoga segera naik haji, yang belum umrah ya umrah, dan kalau bisa tetap produktif bekerja,” pesannya. Walaupun, memang agak susah untuk memulai bekerja dengan hal baru karena rutunitas sekarang yang berbeda. Tamzil menyatakan kalau ada kesulitan mohon untuk dikomunikasikan kepada dirinya.

TRENDING :  Tamzil Peringatkan Pejabat ASN Kudus, Kinerja Buruk Fasilitas Mobil Akan Ditarik Diganti Motor

Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kudus Yuliono Tri Nugroho menyatakan ada 27 orang yang menerima kartu pensiun. Dengan rincian satu orang administrator eselon IIIa, tiga orang pngawas IVa, lima orang pelaksana eselon, tiga pengawas sekolah madya, tiga orang guru SMP, 11 guru SD, dan satu orang guru PM. “Kedua puluh tujuh orang purna tugas karena mencapai batas usia pensiun dan diserahkan hari ini,” ujarnya.

TRENDING :  Mobil Layanan Kependudukan Bergerak Dekatkan Warga Urus Dokumen Adminduk

Yuliono menyatakan uang tunai diserahkan melalui tabungan. Dirinya juga memberitahukan sejak 2013 tali asih yang diberikan kepada calon purna tugas PNS sudah ditiadakan karena adanya larangan yang diatur oleh lampiran keputusan menteri dalam negeri.

“Selama tahun 2018 Kudus telah menerima usul purna tugas PNS sebanyak 410. Yang telah selesai diproses sebanyak 394 dan 16 masih proses,” ujarnya. Yuliono atas nama BKPP mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya jika dalam melayani calon purna tugas PNS masih banyak kekurangan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :