Ini Pesan Kiai dan Pastor Lewat Tadarus Puisi

by
Ini Pesan Kiai dan Pastor Lewat Tadarus Puisi isknews
Foto: Terlihat seorang pastor dan dua orang kiai berada dalam satu panggung. Mereka adalah Pastor Romo Lucas bersama dua tokoh MUI Kudus, K.H. M. Afif Hanafi dan K.H. Hamdani LC. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Ada pemandangan yang menyejukkan batin tatkala menyaksikan agenda kesenian yang digelar pegiat seni Kota Kretek di Balai Budaya Rejosari, Sabtu (9/6/2018) malam.

Pemandangan sedap terlihat saat seorang pastor dan dua orang kiai berada dalam satu panggung, saling ngobrol tentang kebudayaan. Mereka adalah Pastor Romo Lucas bersama dua tokoh MUI Kudus, K.H. M. Afif Hanafi dan K.H. Hamdani LC.

Mereka membaur jadi satu, menjalin persaudaraan dalam bingkai kebinekaan. Simbol-simbol agama yang hadir di tempat itu tidak menjadikan mereka menjaga jarak satu sama lain.

TRENDING :  Dilakukan Dari Rumah ke Rumah, PSN dengan 3M di Tumpang Krasak

Kiai Afif saat membacakan salah satu puisi Gus Mus menyampaikan sejarah Islam serta hikmah-hikmah Ramadhan. Kemudian, kiai Hamdani menjelaskan bahwa kandungan nilai-nilai spiritual tertuang dalam sastra, jadi Ia menghimbau jangan sampai mengabaikannya.

TRENDING :  Jelang Natal Kapolres Kudus Koordinasi Dengan Pimpinan Gereja

”Agar tak kehilangan etika, maka manusia jangan sampai kehilangan estetika. Oleh sebab itu, untuk merenungi kehidupan yang paling dalam, kita harus belajar sastra,” ungkap dia.

TRENDING :  Pelayanan Prima Bantu Anda Permudah Urus Dokumen Adminduk

Sementara itu, Romo Lucas, terus menghimbau untuk berusaha supaya kearifan lokal menjadi sarana memuliakan Tuhan. Bagaimanapun manusia adalah makhluk berharga. ”Untuk memuliakan Tuhan, ada banyak cara, salah satunya dengan dengan seni, kearifan lokal,” kata dia.

KOMENTAR SEDULUR ISK :