Ini Reaksi Orang Tua Siswa Saat SKTM nya Dicoret Pihak Sekolah

by
ISKNEWS.COM
Ilustrasi.

Kudus, ISKNEWS.COM — Dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini, pihak sekolah harus melakukan verifikasi untuk menentukan lolos tidaknya siswa yang membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) pada saat mendaftar. Verifikasi dilakukan dengan cara mensurvei ke rumah orang tua calon siswa.

TRENDING :  Demonstran Gempa Bakar Poster Ashin Wirathu

Sebelumnya, ada saja kekhawatiran orang tua atau wali murid. Pasalnya, Kekhawatiran datang dari para orang tua siswa ketika memiliki nilai bagus namun harus tersingkir karena kalah bersaing dengan SKTM dari siswa lain meski nilainya dibawahnya.

Salah satu orang tua siswa, Muflichah mengatakan, dirinya mengeluh karena nama anaknya (Ika Nurunnajah, Red), dicoret oleh SMA 2 Kudus setelah adanya survei terkait penggunaan SKTM. Dirinya, telah lapor ke sekolah kepada tim survei namun tetap dinyatakan tidak bisa masuk.

TRENDING :  Bupati Rembang: Minta Para Alim Ulama Dan Guru Ngaji Untuk Tidak Sikapi Berlebihan Kebijakan 5 Hari Sekolah

“Padahal saya cuma buruh batil pabrik rokok dan janda. Saya juga ada tanggungan berobatkan bapak yang terkena strok. Sedangkan, ibu juga sudah lanjut usia,” keluhnya kepada awak media saat mengadu di kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Selasa (10/7/2018).

TRENDING :  Rusak Parah 2 Ruang Kelas SD 3 Kirig Kudus Dikosongkan

KOMENTAR SEDULUR ISK :