Ini Tuntutan HMI Cabang Kudus Pada ”Aksi Bela Rakyat 121”

Ini Tuntutan HMI Cabang Kudus Pada ”Aksi Bela Rakyat 121”

Kudus, ISKNEWS.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kudus berencana menggelar ”Aksi Bela Rakyat 121” pada hari ini, Kamis (12/01/2017). Namun aksi tersebut batal dilaksanakan lantaran tidak mendapat ijin dari kepolisian, sebab surat permintaan pengawalan baru dikirim Selasa, 10 Januari 2017 padahal minimal pemberitahuan masuk minimal 3×24 jam sebelum aksi.

(ISKNEWS.COM)

Aksi Bela Rakyat 121 sendiri digelar hampir di seluruh Indonesia, dengan peserta para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan masing-masing daerah. Termasuk dari HMI Cabang Kudus yang akan melakukan aksi.

Menurut Ketua Umum Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI Kudus Siti Khomsatun Nikmah, ada tiga tuntutan yang rencananya disuarakan melalui aksi tersebut. Di antaranya menolak kenaikan tarif dasar listrik golongan 900 VA dan mendesak dikembalikanya subsidi untuk tarif dasar listrik golongan 900 VA.

BACA JUGA :  Unjuk Rasa Mahasiswa Diterima Anggota Dewan

”Kebijakan pencabutan subsidi listrik untuk pelanggan 900 VA sangat memberatkan masyarakat. Khususnya Kudus tentunya akan banyak masyarakat yang terbebani akibat kebijakan yang tidak pro rakyat semacam itu,” tegasnya.

Tuntutan ke dua adalah menolak kenaikan BBM dan meminta Presiden mengembalikan mekanisme penetapan harga BBM. Yang ke tiga menuntut pemerintah mengendalikan harga kebutuhan pokok. Seperti cabe yang mengalami kenaikan sangat drastis sehingga masyarakat semakin susah.

Wanita yang akrab dipanggil Anik ini mengungkapkan, sebenarnya ada tuntutan lain yakni meminta Presiden mencabut PP No.60 tahun 2016 tentang kenaikan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak atau PNBP yang berlaku pada kepolisian negara Republik Indonesia.

BACA JUGA :  Ini Dia Isi Koper Misterius Diduga Bom

”Namun pada Selasa, 10 Januari 2017, kami sudah melakukan audiensi mengenai tuntutan itu. Sehingga hanya tiga yang kami tuntut dalam rencana “Aksi Bela Rakyat 121”,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post