Inilah Abdul Halil Kepala Dinas Perhubungan Yang Baru

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Abdul Halil, ASN yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah dan Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus, kini telah diangkat secara definitive sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus.

Abdul Halil dilantik bersamaan dengan sejumlah pejabat tinggi pratama lainnya termasuk diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus Samani Intakorisdi Pendopo Kudus, Rabu (01/08/2018) kemarin.

Dalam sebuah kesempatan Halil menceritakan perjalanan karirnya cukup panjangan dan dimulai dari bawah. Awalnya, dirinya menjabat sebagai ajudan Bupati Kudus pada 1993 hingga 1996, Mantri Polisi dan Sekertaris Kecamatan Jekulo 2003 – 2009, Camat Jati pada 2010-2012 dan Camat Bae pada 2013 hingga 2014.

“2014, saya ditugaskan sebagai Kepala Satpol PP hingga 2016. Selanjutnya, pada 2017 saya menjabat Kabag Umum Setda Kudus serta Plt Kepala Dinas PKPLH hingga hari ini saya diambil sumpah sebagai Kepala Dinas Perhubungan,” urainya.

Menurutnya, selama berkerja di berbagai instansi tidak menemui kendala berarti. Sebab, ia percaya jika pekerjaan dilakukan dengan penuh tanggungjawab, disiplin dan profesional, maka akan membuahkan hasil yang optimal.

TRENDING :  Anggota Dewan Diduga Jadi Pengguna Narkoba

“Hidup itu harus pandai membagi waktu dan disiplin. Sehingga semua tugas bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat,” tegasnya yang tinggal di RT 02/RW II Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati.
Sikap disiplin sudah tertanam dalam dirinya sejak masuk di Akademik Pemerintahan Dalam Negara (APDN) Semarang dan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta. Saat menerpa ilmu perguruan tinggi milik pemerintah itu, ia sudah dilatih hidup disiplin.

“Bisa dikatakan APDN dan IIP itu semi militer. Mahasiswa diterpa di asrama. Disana, kami belajar jiwa korsa atau solidaritas antarteman. Disitulah saya banyak belajar dari teman-teman berbagai daerah, dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda. Juga bisa belajar bagaimana menghadapi seseorang. Hal itu sangat bermanfaat ketika memasuki dunia kerja atau bermasyarakat,” ungkap suami Indah Setyanirum itu.

Sikap disiplin itu terus dipegang saat menjabat di pemerintahan untuk melayani masyarakat. Menurutnya, bekerja di pemerintahan bisa lebih bermanfaat bagi orang lain. Ia bisa menlong ketika menempati jabatan tertentu.

TRENDING :  ENY SUKESI AKHIRNYA DILANTIK

“Ketika orang lain senang dan puas dengan pelayanan yang kami berikan, rasanya itu tidak bisa terbeli dengan apapun. Hal itu yang membuat saya merasa nyaman,” ungkapnya.

Dari semua pengalamannya bekerja sebagai abdi negara, ia sangat terenyuh dan tertantang saat menjabat Kepala Satpol PP. Sebab, dalam menegakan peraturan daerah (perda) harus berhadapan dengan masyarakat langsung terutama para Pedagang Kaki lima (PKL).

“Sebenarnya tahu ada PKL yang melanggar aturan. Namun, dalam penegakan aturan harus tetap mengedepankan sisi humanis dan terstruktur. Penegakannya tidak boleh semena-mena. Untuk mencapai kesana, harus ada edukasi yang terus diberikan, agar mereka (PKL, red) tidak melakukan pelanggaran,” paparnya.

Lebih dari itu, tantangan saat terjun di lapangan rawan terjadi gesekan. Padahal, meski ada PKL yang melanggar aturan, pihaknya harus menyingkronkan dengan progam bupati bahwa Kudus itu surganya PKL.

“Untuk itu, edukasi menjadi penting dalam penanganan PKL. Untuk itu, kami dulu menekankan bahwa Satpol PP sahabat PKL. Sehingga untuk edukasi PKL bisa berjalan baik. Selain itu, juga mematahkan anggapan bahwa Satpol PP tukang garuk,” paparnya.

TRENDING :  Jenuh Antri di Teller Bank Saat Hendak Kirim Uang? Manfaatkan ATM

Untuk membagi waktu dengan keluarga, Halil selalu menyempatkan waktu untuk berkomunikasi dengan keluarganya di rumah maupun dengan anaknya yang sedang menempuh pendidikan di luar kota. Yang terpenting untuk menjalin hubungan keluarga yang humanis, kuncinya selalu berkomunikasi baik itu secara langsung maupun melalui telepon selluler.

Komunikasi secara langsung biasanya dilakukan saat makan bersama di rumah. “Manajemen waktu antara kantor dan keluarga harus seimbang. Sehingga tidak mengesampingkan satu dengan yang lain. Dalam membagi waktu bersama keluarga tidak harus saat momen liburan saja namun harus stiap saat,” ujarnya.

Abdul Halil menjadi Kepala Dinas Perhubungan menggantikan Plt Kepala Dinas Sam’ani Intakhoris yang juga menjabat sementara karena Kepala Dinas yang sebelumnya Didik Sugiharto meninggal dunia kerena sakit. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :