Inilah Gambar Render Taman Bumi Wangi Jekulo Kudus

Inilah Gambar Render Taman Bumi Wangi Jekulo Kudus

Kudus, isknews.com – Pembangunan Taman Bumi Wangi, kini terus dikebut. Taman yang menempati lahan bekas Pasar Bareng lama itu, selain menggusur puluhan kios dan warung makan, kamar mandi /WC, juga menebang sejumlah pohon yang tumbuh di tempat tersebut.
Dalam gambar render Taman Bumi Wangi yang dipasang di samping papan proyek, taman itu didominasi halaman yang berlapiskan geranit dengan sejumlah pohon peneduh di sekitarnya. Pada bagian tengah taman, terdapat patung abstrak dua orang yang sedang melakukan gerakan tarian, satu diantaranya yang di belakang bersayap pada bagian punggungnya. Sementara pada latar belakang patung, tampak gambar air mancur.

Namun itu hanya sebagian, karena masih ada fasilitas lain, seperti kios dan warung kuliner, parkir mobil pengunjung dan lain-lain, serta tulisan besar Taman Bumi Wangi.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus, Sumiyatun, yang dihubungi isknews.com, Jumat (04/08), tidak bersedia ditemui, menurut salah seorang ajudannya, Wati, pimpinannya itu sedang rapat dan tidak bisa diganggu. Karena konfirmasinya menyangkut urusan pembangunan taman, isknews.com diminta menemui Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), Parmin.
Namun Parmin juga gagal ditemui, karena meskipun saat itu ada di ruang kerjanya, tidak bisa ditemui, karena ada acara yang sudah teragendakan pada hari itu.

Seperti diberitakan di isknews.com, sekitar 30 unit kios dan warung makan di areal Pasar Bareng lama, di Jalan Raya Kudus – Pati, Jekulo, Kabupaten Kudus, dibongkar hingga rata dengan tanah. Pembongkaran itu terkait dengan akan dibangunnya taman di atas lahan tersebut, oleh Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus.
Berdasarkan yang tertulis di papan proyek, OPD selaku pengadaan adalah Dinas PKPLH Kabupaten Kudus. Kegiatan pekerjaan, Pembangunan Taman Bumi Wangi, Jekulo, besar anggaran Rp 4.342.600.000, target 120 hari kalender, terhitung sejak 5 Juli 2017. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Disperkim Jateng Gelar Sosialisasi Waduk Logung

Share This Post

Comments are closed.