Taman Menara Dulunya Adalah Alun-Alun Kudus

oleh
ISKNEWS.COM
Foto: Taman Menara Kudus, Sabtu (31-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

Kudus, ISKNEWS.COM – Konon kabarnya, di kawasan Taman Menara Kudus dahulunya pernah berdiri sebuah Alun-alun Kudus yang menjadi pusat Kota Kudus. Namun bergulirnya waktu, Alun-alun tersebut dipindah ke lokasi yang dirasa lebih strategis seperti yang diketahui oleh khalayak luas saat ini, yakni alun-alun Simpang 7 Kudus.

Setelah tidak digunakan sebagai Alun-alun, kawasan tersebut dimanfaatkan oleh sejumlah orang sebagai tempat berjualan hingga terbentuklah sebuah pasar yang diberi nama Pasar Kudus.

TRENDING :  Jangan Lewatkan Puncak Acara Di Museum Kretek, Ada Banyak Hiburan Lho...

Menurut Rahmat Hidayat, Pasar Kudus merupakan pasar pertama di Kabupaten Kudus. Pasar tersebut telah ada sejak lama, ada yang mengatakan bahwa pasar tersebut telah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

Akan tetapi pada tahun 1975, pasar tersebut dibongkar dan dipindahkan ke Pasar Jember. Pada masa itu, Kudus dipimpin oleh Wimpie Hardono. Daerah tersebut lalu dijadikan sebagai kawasan terbuka hijau.

TRENDING :  PPJT Cluster Kudus, Akhirnya Dapatkan Lahan Untuk Angon Lebah Madu
ISKNEWS.COM
Foto: Taman Menara Kudus, Sabtu (31-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

Karena di kawasan tersebut banyak dikunjungi oleh masyarakat Kudus, munculah sejumlah pedagang makanan dan minuman di area tersebut. Mulai saat itu, masyarakat menyebut daerah tersebut dengan nama Pasar Bubar. Karena di daerah tersebut pernah dilakukan pembubaran atau pembongkaran Pasar.

Pada tahun 2007, kawasan tersebut digunakan sebagai pangkalan ojek menara. Perekonomian masyarakat sekitar daerah tersebut mulai tumbuh. Banyak masyarakat yang akhirnya berjualan di daerah sekitar pangkalan ojek tersebut.

TRENDING :  Wanita Gangguan Jiwa Membahayakan Diamankan Satpol PP Kudus
ISKNEWS.COM
Foto: Taman Menara Kudus, Sabtu (31-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

“Berjualannya sangat beragam, dari oleh-oleh khas Kudus dan sejumlah makanan,” ucap Rahmat. Pada tahun 2016, pangkalan ojek menara dipindahkan ke Desa Bakalankrapyak. Daerah tersebut kini dibangun sebuah kawasan terbuka hijau yang diberi nama Taman Menara Kudus. (NNC/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :