Investasi Di Jepara Terus Meningkat

Investasi Di Jepara Terus Meningkat
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Angka investasi di Kabupaten Jepara dalam beberapa tahun belakangan ini terus meningkat. Pertumbuhan investasi untuk jumlah Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) juga meningkat. Tahun 2013 sebanyak 337 investor dengan investasi Rp. 447,6 miliar, tahun 2014 sebanyak 431 investor dengan investasi Rp. 577,3 miliar, tahun 2015 sebanyak 538 investor dengan investasi Rp. 680,7 miliar. “Dan tahun 2016 meningkat menjadi 639 investor dengan nilai investasi Rp. 853,7 miliar, kata Sekda sekaligus Plt Bupati Jepara Sholih.

Menurutnya, pertumbuhan investasi yang cukup bagus, turut mendukung program pemerintah dalam membuka lapangan pekerjaan yang tentunya berimplikasi pada pengurangan angka pengangguran. Lebih lanjut dijelaskan, kemajuan pembangunan dan investasi tersebut turut berdampak pada upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia memaparkan pada 2015, PAD yang diraih baru Rp. 270,2 miliar, namun pada 2016 meningkat cukup tinggi mencapai Rp. 330,6 miliar.

TRENDING :  Persijap Pecat Pelatih Fernando Sales

Selain investasi yang meningkat, angka kemiskinan penduduk di Kabupaten Jepara dari tahun ke tahun menurun, bahkan saat ini persentasenya terendah se-Jawa Tengah. Hal itu tak lepas dari upaya Pemkab Jepara yang terus melakukan pembangunan dan berusaha keras untuk selalu mensejahterakan penduduknya.

TRENDING :  Jelang Ramadhan, Stok Sembako Aman

“Dalam kurun waktu lima tahun, prosentase penduduk miskin di Jepara menurun dari 9,38 persen pada tahun 2012 menjadi 8,50 persen pada tahun 2015. Menurunnya prosentase penduduk miskin ini telah menempatkan Jepara ke urutan 6 kemiskinan terendah se-Jawa Tengah,” kata Sekda Jepara Sholih memaparkan progres Jepara.

Selain angka kemiskinan yang turun, ia juga menyebutkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami kenaikan. Dimana pada tahun 2012 sebesar 68,45 menjadi 70,02 pada tahun 2015. “Capaian IPM Kabupaten Jepara pada tahun 2015 ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian IPM Provinsi Jawa Tengah yang sebesar 69,49,” imbuhnya.

TRENDING :  Jepara Jadi Percontohan Pemetaan Desa Kartometrik

Bahkan, capaian IPM yang terus meningkat ini menunjukkan bahwa penduduk Jepara semakin sehat, semakin berpendidikan, dan semakin sejahtera. Meski berbagai capaian dan kemajuan telah diraih, pihaknya menyadari masih banyak yang belum mampu diwujudkan. Untuk itu, untuk menyukseskan pembangunan di berbagai sektor, perubahan menjadi kata kunci yang harus dilakukan setiap individu. “Tidak saja dalam konteks perubahan dan meningkatkan kualitas pribadi, tetapi juga menyangkut kualitas hidup masyarakat dan daerah lebih luas,” terangnya.(ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*