Jadikan Kudus Pusat Pendidikan Pantura Timur Melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Pelatihan Peningkatan Kapasitas Guru oleh Yayasan Sukma di Pusat Belajar Guru (PBG) Mlatinorowito Kudus digelar Senin – Selasa (11-12/3/2019).

Dalam rangka mewujudkan pusat Pendidikan dikawasan Pantura Timur, Pemkab Kudus serius mengembangkan sumber daya manusia (SDM) dan sarana penunjang lainnya, salah satu diantaranya adalah peningkatan kapasitas SDM bagi guru atau pendidik.

Bupati HM Tamzil dalam sambutannya merespon positif kepada yayasan sukma dan PBG. Artinya dengan pelatihan tersebut akan membuat guru tidak hanya mengajarkan sesuai disiplin ilmu, melainkan bisa dibumbui dengan pelajaran yang kreatif, inovatif, unik dan membuat murid senang.

TRENDING :  Belum Didistribusikan Air Bersih Bantuan Pemerintah Pusat Untuk Warga Ngembal Kulon Kudus

“Disini para guru dibimbing supaya kapasitasnya bisa meningkat, diantaranya bagaimana mengatur manajemen sekolah, memanage suasana kelas dan kendala yang ada,” tuturnya.

Nantinya, kata Tamzil, Kudus sebagai pusat pendidikan tidak hanya mimpi, tidak hanya dikenal dengan kota kretek, akan tetapi pusat pendidikan.

Ia menginginkan para guru tidak hanya sekedar menerima kesejahteraan dari pemerintah, namun bisa meningkatkan potensi yang ada. Rencananya guru di Kabupaten Kudus diikutkan semua. Namun prosesnya bertahap, “Sudah saya canangkan, dan Alhamdillah hari ini sedikit demi sedikit terwujud. Dan ini tahap evaluasi nantinya apa saja yang harus diperbaiki akan dievaluasi lebih lanjut,” papar Tamzil dilanjutkan pembukaan kegiatan tersebut.

TRENDING :  Bupati Kudus : OPD Jangan Sekedar Mencermati Tapi Juga Bisa Beri Solusi

Sementara Khoirudin Bashori, Direktur Advokasi & Pemberdayaan Masyarakat pada yayasan Sukma senang bisa bekerjasama dengan Pemkab Kudus. Pelatihan kapasitas guru dikemas dengan menarik, ceria dan Semua dengan pengembangan yg beragam

TRENDING :  Jelang Ramadhan Bulog Jateng Lakukan Operasi Pasar

Adapun target yang dicapai usai pelatihan, para guru bisa mengelola pelajaran dan peserta didik dengan lebih kreatif, dan menarik siswa, “Selama dua hari ini, yang diajarkan dari mulai cara mengidentifikasi potensi siswa, Strategi pembelajaran yang lebih cocok sesuai kapasitas, sehingga anak senang belajar di sekolah dan punya keyakinan masa depan yang bisa dipilih,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :