Jalan Jenderal Sudirman Boleh Dilintasi Dari Arah Timur Mulai Pekan Depan

Jalan Jenderal Sudirman Boleh Dilintasi Dari Arah Timur Mulai Pekan Depan

Kudus, isknews.com – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kudus, akan mengubah Jalan Jenderal Sudirman menjadi dua arah. Rencananya mulai 26 September 2016 mendatang hingga satu bulan ke depan akan dimulai uji coba pembukaan dua jalur.

Jalan Jenderal Sudirman Kudus dari ALun-Alun Simpang Tujuh Kudus menuju Pentol. (ISK/SHOLIKUL UMAM)
Jalan Jenderal Sudirman Kudus dari ALun-Alun Simpang Tujuh Kudus menuju Pentol. (ISK/SHOLIKUL UMAM)

Kepala Dishubkominfo Kudus Didik Sugiharto menjelaskan, jalur pentol menuju alun-alun yang selama ini hanya satu arah akan diuji coba dua arah mulai pukul 08.00 WIB hingga 06.00 WIB keesokan harinya. Sedangkan mulai pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB dilarang melintas, dikarenakan masih banyak anak yang berangkat sekolah.

”Di sepanjang Jalan Sudirman kan banyak sekolah seperti SMP 2 Kudus, TK Cahaya Nur, SMP 3 Kudus, dan sebagainya. Untuk keamanan anak-anak kita larang melintas selama dua jam mulai pukul 06.00 – 08.00 WIB. Karena pada saat jam berangkat sekolah anak-anak hampir sama waktunya, sedangkan jam pulang berbeda-beda jadi tidak sepadat kalau pagi hari,” ujar Didik kepada isknews.com, Senin (19/9).

BACA JUGA :  ​Bulan Agustus, Kudus Alami Deflasi 0,48 Persen

Didik melanjutkan, ujicoba dua jalur ini bertujuan memecah kemacetan yang kerap terjadi di jalan HOS Cokroaminoto. Meskipun sudah dibuat satu jalur karena kondisi jalan yang sempit, jalan HOS Cokroaminoto dari pentol menuju mbejagan masih sering terjadi kemacetan cukup panjang.

Pihaknya berharap dengan adanya pembukaan dua jalur ini dapat mengurai kepadatan di jalan HOS Cokroaminoto, dari traffic light mbejagan hingga pentol. ”Kalau uji coba ini berhasil nanti akan kita permanenkan menjadi dua jalur,” tegasnya.

Disisi lain terakait parkir dua sisi di jalan Sudiman, Dirinya menuturkan untuk sementara diujicoba seperti itu dulu. Nantinya, kata Didik, apabila dianggap mengganggu kelancaran arus lalu lintas akan diujicoba menjadi satu sisi saja parkirnya.

BACA JUGA :  Karang Taruna desa Ronggo Panen Budidaya Cacing

”Tentu akan kita evaluasi secara berkala ujicoba dua jalur ini. Khususnya pada titik tertentu seperti Pasar Kliwon dan kawasan TK Cahaya Nur yang selama ini banyak digunakan parkir kendaraan,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post