Jalan Kudus-Purwodadi Masih Terendam Banjir

by
ISKNEWS.COM
Foto: Eko Pujiyono membantu mengarahkan pengendara, agar tidak terperosok lubang di Jalan Kudus-Purwodadi. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Banjir masih menggenangi Jalan Kudus-Purwodadi turut Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, sepanjang 500 meter. Pantauan wartawan media ini, Rabu (14-02-2018), ketinggian air sekira 30 sentimeter. Akibatnya akses menuju Kabupaten Grobogan menjadi tersendat.

Salah seorang warga Tanjungkarang, Eko Pujiyono (35) mengungkapkan, banjir di wilayahnya sudah berlangsung selama sembilan hari. Tak hanya jalan saja, tapi banjir juga menggenangi permukiman warga. Bahkan ketinggian air di permukiman warga mencapai 45 sentimeter.

Pria yang akrab disapa Jolodong ini, terpantau sedang membantu para pengendara yang melintas. Menurutnya hal itu didasari karena keprihatinannya, melihat banyak pengendara kewalahan melintasi jalan.

TRENDING :  Sebelas Desa di Pati Terendam Banjir

Dia rela mengatur jalan untuk memandu pengendara saat melintas. Agar pengendara tak terperosok di jalan berlubang. Bahkan, mendorong kendaraan warga yang mogok lantaran nekat menerjang banjir.

TRENDING :  Wouw ! Pengunjung Museum Fosil Patiayam Tembus Angka 1200 Orang Pada Libur Natal dan Tahun Baru

“Banyak motor yang mengalami mogok, terutama yang kendaraan tua. Kami mencoba membantu mereka,” ujarnya.

Dijelaskan, banjir di jalanan dan permukiman terjadi Selasa (06-02-2018) malam. Banjir di jalanan sempat turun, Minggu (11-02-2018), hingga tidak ada air di jalan. Namun pada Senin (12-02-2018), banjir datang lagi dan menggenangi jalanan hingga setinggi 30 sentimeter.

TRENDING :  Kisah Panjang Asal Usul Desa Karangrowo

KOMENTAR SEDULUR ISK :