Jalan Sehat Hingga Dongeng Mendidik Warnai Family Gathering KB Syamsa Auladina Kudus

Jalan Sehat Hingga Dongeng Mendidik Warnai Family Gathering KB Syamsa Auladina Kudus

Kudus, isknews.com – Untuk menjalin keakraban dan kebersamaan antara murid, orangtua dan guru, Kelompok Bermain (KB) Syamsa Auladina Kudus melaksanakan kegiatan Family Gathering, bertempat di kompleks Gor Wergu Wetan Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Sabtu, (2/12/2017).

Kepala KB Syamsa Auladina, Sri Sofiyatun S.Pd kepada isknews.com mengatakan, Kegiatan ini dimulai dari pukul 07.00 pagi dengan jalan sehat. Start dilepas langsung oleh ketua komite dan kepala sekolah, mulai jalan melewati perempatan GOR ke selatan menuju taman balai jagong. “Pelepasan puluhan balon dilakukan di tengah-tengah taman jagong,” ungkapnya.

Selama perjalanan, 146 anak-anak beserta orang tua masing-masing ditemani 2 badut yang mirip Upin dan Ipin. “Setelah pelepasan balon dilanjutkan lagi menuju taman krida/taman lampion, menikmati sarapan bersama sekaligus disuguhkan beberapa stand bazar Nampak diarea hall Taman Krida dikelilingi stand yang ditampilkan, diantaranya produk makanan, minuman, buku-buku, bahkan ada dari perusahaan asuransi,” jelasnya.

TRENDING :  Rangkaian Pesantren Ramadhan, Siswa Siswi SD Birrul Walidain Gelar Takjil On The Road

Semoga dengan Family Gathering ini ukhuwah keluarga siswa dan ustadz-ustadzah semakin erat. “Melalui kegiatan ini juga agar anak-anak menjaga terus hubungan baik antara murid, orangtua dan guru, Kelompok Bermain (KB) Syamsa Auladina Kudus,”ucapnya.

“Lebih lanjut, untuk kemudian bersama mengawal visi-misi KB Syamsa Auladina Kudus untuk menyiapkan generasi dan sosok muslim muslimah yang sadar kehadirannya di dunia ini sebagai Abdulloh dan Khalifatullah Fil Ardh, Tentu berkarya di berbagai bidang kehidupan. Amin,” harapnya.

Disamping ada kuis dan pembagian doorprize yang diadakan oleh para guru KB syamsa Auladina, juga dimeriahkan acara dongeng dengan mendatangkan Erwin NS Pambudi atau yang aktab disapa Kak Erwin. Dimana anak-anak secara langsung mendapakan cerita yang mendidik bernuansa islami, diantaranya kisah nabi, para sahabat, surga dongeng lainnya.

TRENDING :  Lulusan SD Yang Tidak Diterima di SMPN Diarahkan ke SMP Swasta

Dalam membawakan dongeng, Erwin memakai sarana boneka. Hal itu dilakukan lantaran medium boneka membuat anak-anak cepat akrab dan mudah mendapat masukan. “Sifat boneka yang lucu membuat anak-anak jadi senang dan betah mendengarkan cerita yang disampaikan,” Terang Ketua Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia (PPMI) Grobogan itu.

“Selain dipengajian, atau di forum-forum resmi, berdakwah dengan metode cerita (mendongeng) bisa dilakukan dengan apik, sesuatu hal yang jarang dilakukan terutama objek yang diajak bicara adalah ke anak-anak,” imbuhya.

Pendiri Ikatan Pencerita Anak Muslim itu menandaskan, melalui dongeng bisa membawa sesuatu hal yang baik untuk anak. Oleh karena itu, Erwin berharap supaya orang tua senang memberikan cerita atau dongeng kepada anaknya.

TRENDING :  Pemeriksaan Trauma Kimia Terhadap Mata

Terlebih kisah-kisah para nabi dan sahabatnya, serta perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Lalu, kisah yang mempunyai pesan moral, seperti halnya cerita tentang akhlak mulia dan kejujuran lainnya juga sangat baik pada anak.

“Akhir-akhir ini, banyak kisah atau cerita tidak edukatif dan kurang layak ditonton oleh anak-anak. Akan tetapi jika kisah-kisah keteladanan telah ditanamkan sejak dini maka dampak ke depannya juga akan memberikan efek positif untuk diri anak, keluarga, lingkungan, agama. Dan Insyaallah Indonesia semakin barokah dengan penyampaian dongeng yang menggiring angin positif untuk perkembangan anak kita nantinya,” imbuhnya. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post