Jalan Wilayah Perbatasan Memprihatinkan

by
Jalan Wilayah Perbatasan Memprihatinkan ISKNEWS.COM
Foto: Melewati jalan di tengah hutan yang tergenang air dan licin, para pelajar asal Dukuh Morotopo, Desa Wateshaji, Kecamatan Pucakwangi tetap semangat ke sekolah, beberapa waktu lalu. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Warga Morotopo Kesulitan Akses

Pati, ISKNEWS.COM – Ditengah gencarnya pemerintah dari pusat hingga daerah membenahi infrastruktur, terutama jalan penunjang perekonomian masyarakat, ternyata ada yang luput dari sentuhan perbaikan. Semisal di wilayah perbatasan Pati-Blora, kondisi infrastruknya masih memprihatinkan. Itu seperti tampak pada jalan di Dukuh Morotopo, Kecamatan Pucakwangi, Pati. Dua akses jalan menuju lokasi terdekat untuk beraktifitas warga setempat belum beraspal dan sulit dilalui.

Akses jalan tersebut, yakni menuju Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Pati dan Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Blora. Kedua ruas jalan yang melewati hutan itu berjarak 3,5 kilometer.

TRENDING :  Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Pati Langsungkan Tindakan Preventif

Salah seorang tokoh masyarakat setempat Gus Irfan mengaku pernah mengajukan bantuan ke Pemerintah Pusat melalui kolega di Jakarta. Namun, akses bantuan pembangunan infrastruktur terkendala rekomendasi dari Pemkab Pati.

TRENDING :  Jalan Kerap Rusak, Bupati Tegur Gudang Air Kemasan

“Winong dan Todanan lebih dekat dari Morotopo dibanding ke Pucakwangi. Anak-anak sini sekolahnya di Todanan dan Winong karena pertimbangan jarak. Kita sudah ajukan bantuan, tapi terkendala rekomendasi Pemkab Pati,” ujar tokoh masyarakat Morotopo Gus Irfan, Minggu (8-07-2018).

TRENDING :  Begal Kembali Beraksi, Warga Kudus Jadi Korban

Kondisi tersebut, lanjut pimpinan Yayasan Padepokan Condro Mowo IV Ki Ageng Pangeran Benowo yang menaungi pesantren yang mayoritas santrinya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ini, telah disampaikan ke pihak terkait. Hanya, sejauh ini belum ada tanda-tanda untuk dibangun.

KOMENTAR SEDULUR ISK :