Jangan Lewatkan Pagelaran Pesta Rakyat, Sabtu Besok

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Dalam rangka tasyakuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kudus, M Tamzil – Hartopo akan menggelar pesta rakyat pada Sabtu (29-09-2018) malam besok. Dalam pesta rakyat ini, masyarakat akan disuguhkan dengan pertunjukan wayang, ngaji bareng hingga kuliner yang disediakan gratis oleh panitia.

Untuk mengisi acara ngaji bareng, panitia secara khusus mengundang para penghafal Al Quran di Kabupaten Kudus guna menambah suasana religius dalam acara tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit yang menampilkan kolaborasi dua dalang kenamaan yakni Ki Mantep Soedarsono dan Ki Tatut Sutanto serta 50 waranggono.

Haryanto sebagai ketua panitia mengatakan, acara tasyakuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati kali ini dikemas secara berbeda dalam bentuk pesta rakyat. Namun tetap menonjolkan kesan religius yang begitu melekat dengan masyarakat Kudus. Diungkapkannya pesta rakyat ini merupakan bentuk pemenuhan nadzarnya atas keberhasilan Tamzil – Hartopo memenangkan Pilkada Kudus 2018.

TRENDING :  Sebagian Kader PDIP Diklaim Dukung Tamzil-Hartopo

”Dengan ngaji bareng, diharapkan Kota Kretek akan menjadi semakin religius, damai, dan bercahaya. Sekaligus salah satu bentuk kepeduliannya terhadap ulama, kiai, dan tahfidzul quran, serta anak yatim piatu. Sebab, selama ini Pemkab Kudus dinilai kurang menyentuh mereka,” jelasnya, Jumat (28/9/2018).

Ia menjelaskan, pagelaran wayang akan mementaskan lakon Amarto Binangun yang dinilai pas untuk menggambarkan Kudus yang lebih berkembang dan sejahtera dari tahun-tahun sebelumnya.

TRENDING :  PILBUP KUDUS : PKB Usung Tamzil-Hartopo

”Filosofi dari lakon ini adalah babati orang jelek-jelek dulu, orang jahat. Seperti dedemit, setan dan lainnya. Kami babati dulu itu semua. Sehingga nantinya Kabupatn Kudus ini menjadi Kabupaten yang religius, cerdas, dan sejahtera,” kata pemilik PO Haryanto.

Disinggung terkait anggaran, Haryanto menegaskan, pesta rakyat ini murni dari pembiayaan pribadinya. Bahkan, ia memastikan tak ada sepersenpun dana yang diambil dari APBD Kabupaten Kudus.

”Kurang lebih Rp 1 miliar untuk menggelar pesta tersebut. Itu murni dari saya. Tidak pakai APBD. Sekali lagi ini sebagai niat saya untuk memenuhi nadzar,”ungkapnya.

TRENDING :  Aksi May Day Di Kudus : "Sejahterakan Buruh, Evaluasi Nominal TPP PNS Kudus"

Meskipun demikian, ia menegaskan tidak akan melakukan intervensi terhadap Bupati dan Wakil Bupati Kudus, Tamzil-Hartopo. Ia berharap dengan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kudus yang baru akan membawa Kudus yang religius, modern, cerdas dan berkah.

“Ini murni tidak ada kepentingan apa-apa, jabatan, apalagi proyek. Habis ini saya balik ke seharian biasanya sebagai pemilik PO. Saya mengawal Pak Tamzil dan Pak Hartopo, tapi kami juga jaga jarak. Saya yakin Pak Tamzil dan dan Pak Hartopo adalah orang benar,” tandasnya. (NNC/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :