Jaring Prestasi, Bangau Ruyung Cup VIII Diikuti 402 Peserta Perebutkan 49 Nomor

oleh

Kudus, isknews.com – Kejuaraan Pencak Silat Bangau Ruyung Cup VIII antar SD, SMP dan SMA sederajat se Kabupaten Kudus, Pati dan Demak kembali diselenggarakan tahun ini, Sabtu-Minggu (6-7/1/2018) di GOR bungkarno Wergu Wetan Kudus.

“Tujuan diadakan kejuaraan ini adalah untuk menjaring atlit guna menghadapi kejuaraan ke jenjang yang lebih tinggi, POPDA dan OOSN baik tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional. Selain itu, untuk menambah jam terbang atlit dan ajang silaturahmi antar cabang padepokan pencak silat dibawah payung Bangau Ruyung.” Jelas Ketua Panitia Kristian Pambudi saat ditemui isknews.com (7/1/2018).

TRENDING :  Porkab Kudus Cabang Bola Voli Pantai Bersama Memasuki Babak Semi Final

Dikatakannya, Kejuaraan yang dilaksanakan setiap tahunnya itu, tahun ini diikuti total 402 peserta yang memperebutkan¬†49 nomor kelas. “Dibanding tahun sebelumnya, tahun ini lebih banyak, untuk tahun 2016 hanya 300-an,” terangnya.

Penimbangan berat badan dilaksanakan 1 kali saat daftar ulang dan saat Technical Meeting (TM) yang dilaksanakan 7 hari sebelum hari H. “Tidak ada toleransi pada penimbangan,” tegasnya. Dikatakan Pambudi, Terkait sistem pertandingannya menggunakan sistem gugur dan undian dilaksanakan pada saat TM. Kemudian setiap kelas akan dipertandingkan apabila diikuti minimal 3 (tiga) peserta dan setiap peserta boleh mengikuti 2 nomor yang berbeda (seni dan tunggal).

TRENDING :  HUT Bhayangkara ke-73, Polres Kudus Akan Gelar Kejuaraan Voli

Dari Kabupaten lain yakni Pati hanya 1 cabang dengan mengirimkan 7 anak, semuanya siswa dari SMK Pelayaran Tayu. Sedangkan dari Demak mengikuti 2 cabang, yakni tingkat SMK dan SMP Karang anyar. “Hari pertama kemarin adalah babak penyisihan, dan hari ini adalah semi final dan final,” imbuh pria yang jufa pelatih di Bangau rurung dibeberapa sekolah di Kecamatan Kaliwungu.

TRENDING :  Ratusan Pohon Ditanam di Sepanjang Jalan TMMD Desa Medini Undaan

Event yang dinilai dari juri internal ini memperebutkan medali emas, perak, perunggu dan piagam penghargaan. Terkait prestasi, ditambahkan Pambudi, Bangau Ruyung sudah pernah ke tingkat Nasional. “Tahun 2017, Syafira Dwi Melani masih pelajar SMA alumni SMP 1 Jati itu pernah Juara 1 antar PPLP, Sementara Sherli pelajar SMA 1 Mejobo pernah menjuarai ajang Popnas diperingkat 3,” pungkasnya. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :