Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Di Sawah

Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Di Sawah
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Warga Desa Mayong Lor Kecamatan Mayong, Jumat (21/7/2017) mendadak heboh lantaran adanya penemuan jasad bayi perempuan di sawah. Sesosok jasad bayi perempuan itu ditemukan oleh warga yang hendak menggarap sawahnya. Bayi nahas itu diperkirakan sudah dibuang dua hari sejak ditemukan. Kini jasad bayi tersebut disimpan di kamar jenazah RSUD Kartini Jepara.

Kapolsek Mayong AKP Budi Santoso mengungkapkan, jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Ngasiman, (50) warga Desa Mayonglor RT 02/06 saat hendak menggarap sawah milik Zubaidi yang ada di blok Bantalratan Desa Mayonglor RT 03/06.

“Kemarin, Ngasiman ini selaku penggarap sawah di TKP melihat ada sebuah tas anting yang berada disawah tersebut. Saksi sudah mencium bau busuk namun mengira bangkai ayam yang dibuang warga sehingga dibiarkan saja,” kata Budi Santoso, Jumat (21/7/2017) saat dihubungi.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS : Empat Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Maut Rombongan Wisatawan Asal Kudus Di Gunungkidul

Akan tetapi, pada Jum’at (21/7/2017) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, Ngasiman masih melihat tas tersebut. Karena penasaran kemudian saksi berusaha membukanya dan diketahui bahwa isi tas tersebut adalah sesosok mayat bayi. Oleh Ngasiman kemudian tas diangkat dan diperlihatkan kepada warga lainnya Karmiyadi (35) dan Sudarmi (40) warga Desa Mayonglor RT 03/06.

“Mayat bayi tersebut sempat dibawa pulang oleh Ngasiman dengan maksud ingin dirawat untuk dimakamkan, karena dilarang oleh warga sehingga yang bersangkutan mengembalikan tas yang berisi sesosok mayat bayi itu ke TKP dan selanjutnya dilaporkan ke pihak Pemerintah Desa dan diteruskan ke kita,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut Budi Santoso menjelaskan, sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan itu tali pusarnya masih menempel dan umur sekitar 2 hari yang dibungkus dengan kantong plastik warna merah dan dimasukkan kedalam tas belanja (anting). “Setelah menerima laporan, kita langsung mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Permudah Birokrasi, Dinas Dukcapil Kudus Buka Layanan 3 Jalur Adminduk

Setelah dilakukan olah TKP oleh unit Inafis Polres Jepara, kata Budi, mayat bayi kemudian dibawa ke RSU Kartini Jepara untuk dilakukan proses penanganan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan Bidan Puskesmas Mayong 2, Kusri, bayi tersebut lahir dengan normal berdasarkan plasenta masih menempel dan umur bayi sekitar 2 hari. “Sementara ini masih dalam penyelidikan, termasuk pembuangan bayi perempuan itu,” tandasnya.(ZA)

Sumber Foto : Dok Kapolsek Mayong

KOMENTAR SEDULUR ISK :
/div>

Share This Post