Jati Wetan Targetkan Juara I Lomba Desa Tingkat Kabupaten Kudus

by

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, akan mempunyai hajat besar pada bulan depan. Kegiatannya yang akan dimulai pada awal April 2017 itu, adalah lomba desa tingkat Kabupaten Kudus yang akan diikuti oleh sembilan desa yang terpilih mewakili kecamatan. Salah satu peserta lomba desa itu adalah Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kebupaten Kudus. Desa yang mewakili Kecamatan Jati ini, memasang target juara 1, pada lomba desa Tingkat Kabupaten Kudus 2017 itu.

Kepala Desa Jati Wetan, Suyitno, yang dihubungi isknews.com, Kamis (09/03), di ruang kerjanya, mengatakan hal itu. Menurut dia, persiapan untuk mengikuti lomba desa tingkat kabupaten itu, sudah cukup lama, sejak pertengahan 2016 lalu, atau sekitar 6 bulan lebih. Pemberitahuan dari pihak Kecamatan Jati memang sejak dini, sehingga desanya diharapkan mempunyai cukup banyak waktu, melakukan persiapan dalam menghadapi lomba desa itu. “Pembinaaan oleh Camat Jati, Andreas Wahyu, dilakukan hampir setiap hari di Balai Desa Jati Wetan, baik kepada perangkat maupun panitia lomba desa yang diketuai Kristiyanto.”

Persiapan yang dipandang sangat penting, ungkapnya lanjut, adalah kearsipan desa, terutama yang menyangkut pelayanan surat-surat yang dibutuhkan masyarakat. Selanjutnya yang menyangkut kepentingan pelayanan kesehatan, seperti dokter dan bidan desa, serta posyandu, juga mendapat perhatian khusus. PKK dan remaja, karang taruna dan lain-lain, dilibatkan dalam mengangkat potensi desa, seperti kuliner, konveksi dan lain-lain. “Sedangkan kalau yang terkait dengan lingkungan, setiap satu pekan 2x, warga masyarakat Jati Wetan, bekerja bakti membersihkan lingkungan, termasuk saluran dan sungai-sungai.”

Desa Jati Wetan, terdiri 3 RW dan 23 RT, jumlah penduduk 860 KK terdiri 9.072 jiwa. Sebagian besar warganya bekerja sebagai buruh perusahaan besar dan kecil , hotel yang jumlahnya 10 unit, hanya sebagian kecil yang menjadi petani. Hal itu, karena luas lahan sawah di Desa Jati Wetan, sekarang ini hanya 74 hektare, dari luas wilayah desa seluruhnya 2612,14 hektare. “Berkurangnya lahan sawah itu, selain diminta Pemkab untuk dibangun jalan lingkar, juga disewa untuk terminal bus induk, terminal cargo dan pasar burung dengan luas keseluruhan sekitar 7 hektare,” jelas Kades Jati Wetan itu. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :