Jatuh Dari Lantai Dua dan Luka Bakar Parah, Jarmanto Selamat Dari Maut

oleh
Jatuh Dari Lantai Dua dan Luka Bakar Parah, Jarmanto Selamat Dari Maut
Foto: Jarmanto (33) asal Desa Bakaran Kulon RT 05/RW 03, Kecamatan Juwana, Pati, saat dirawat di RS Budi Agung Juwana. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Sedang membenahi saluran air di sebuah rumah yang berlokasi di Desa Bajomulyo RT 01/RW 04, Kecamatan Juwana, Pati. Jarmanto (33) asal Desa Bakaran Kulon RT 05/RW 03, Kecamatan Juwana, Pati, tersengat aliran listrik tegangan tinggi, Senin (25-06-2018) pagi.

Meski mengalami luka bakar hingga 36 persen dan jatuh dari lantai dua, nyawa korban masih terselamatkan. Mengingat, warga yang melihat kejadian tersebut segera membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penganganan medis.

TRENDING :  Bupati Pati : Eksploitasi Perempuan dan Anak Hambat Pembangunan Nasional

“Korban mengalami luka bakar 36 persen pada bagian punggung dan kaki sebelah kiri. Saat ini korban dirawat di rumah sakit Budi Agung Juwana,” ungkap Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Juwana, AKP Didi Dewantoro.

TRENDING :  Dua Bulan Dilanda Kekeringan Warga Putuk Serbu Bantuan Tangki Bersih
Jatuh Dari Lantai Dua dan Luka Bakar Parah, Jarmanto Selamat Dari Maut
Foto: Jarmanto (33) asal Desa Bakaran Kulon RT 05/RW 03, Kecamatan Juwana, Pati, saat dirawat di RS Budi Agung Juwana. (Istimewa)

Kejadian bermula, lanjutnya, pada jam 09.00 WIB, korban bekerja membuat talang air di lantai 2 rumah Sumaryono. Di lantai tersebut berdekatan dengan kabel listrik tiga yang berjarak kurang lebih 1 meter.

“Ketika korban bekerja dengan posisi membungkuk, tanpa sadar korban berdiri sehingga menyentuh kabel sehingga tersengat arus listrik dan terjatuh dari lantai tersebut,” bebernya.

TRENDING :  PBVSI Sering Ambil Pemain dari Luar Daerah

Imbuh AKP Didi, kejadian tersebut murni kecelakaan kerja akibat kelalaian korban pada saat bekerja membuat saluran air diduga lupa adanya aliran listrik tiga yang tepat berada di lantai tempatnya bekerja. (AM/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :