Jayus: Pemudik Harus Waspadai Medan Dan Kondisi Jalur Mudik

oleh
Jayus: Pemudik Harus Waspadai Medan Dan Kondisi Jalur Mudik
Foto: Suasana arus mudik di terminal induk Kudus, Gambar insert : Jayus sekretaris komisi D DPRD Jawa Tengah. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Kesiapan infrastruktur Jawa Tengah dalam menghadapi arus mudik lebaran 2018, dinilai telah berada pada kondisi lebih baik, pembangunan infrastruktur jalan tol dan non tol siap menghadapi arus mudik tahun 2018 dan Tingkat kemantapan jalan nasional yang menjadi jalur mudik mencapai 90%.

Hal tersebut disampaikan oleh Jayus, Sekretaris Komisi D DPRD Jawa Tengah, Jayus usai menggelar reses di Aula DPD PAN Kudus, menurutnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan non tol baik di lintas utara, tengah dan selatan Jawa. Selain itu pada tahun 2018, untuk ruas Pantai Selatan Jawa juga cukup baik kondisinya.

TRENDING :  Kabar Gembira Bagi Para Guru PBG Akan Hadir Bulan Depan

Titik kritis mudik tahun 2018 yakni pada lokasi pembangunan Jembatan Kenteng sepanjang 496 meter. yang berada pada ruas tol Salatiga-Kartasura.

Untuk jalan tol yang sudah operasional di Pulau Jawa, total terdapat 13 tempat istirahat dan 30 Tempat Istirahat Dan Pelayanan (TIP) yang juga akan dilengkapi dengan fasilitas toilet tambahan.

Untuk tol yang sudah operasional ditambah dengan adanya tempat parkir sementara (parking bay), sebagai antisipasi meluapnya jumlah kendaraan yang parkir di rest area.

Sementara itu kepada para pemudik Jayus, menghimbau agar para pemudik berhati-hati dan mewaspadai hal-hal yang bisa membahayakan mereka.

TRENDING :  Kudus Raih Juara 1 Geguritan dan Juara 2 Voli Pada Porseni Penilik se Jateng

“untuk mobilitas para pemudik, yang harus diwaspadai adalah kesadaran dan harus memahami dan mengetahui kondisi dan medan jalan,” terangnya.

Maka kami sangat menyetujui himbauan Kapolri, untuk tidak melakukan mudik menggunakan sepeda motor, “Artinya di jalur mudik itu memliliki resistensi dan safety yang berbahaya bagi pemudik yang nekad menggunakan moda transportasi roda dua,” tambahnya.

Namun apabila hal itu harus terjadi, mohon kiranya untuk tetap memperhatikan kelaikan jalan kendaraanya dan juga kelengkapan surat-surat kendaraan. Tak kalah pentingnya adalah barang bawaan jangan sampai mengganggu pengendara dalam berkendara.
Jayus yang adalah wakil rakyat dari daerah pemilihan Kabupaten Jepara, Kudus dan Demak menilai penaganan infrastruktur di ketiga Kabupaten tersebut baik, dia hanya menyinggung agar pekerjaan harus segera diselesaikan pada menjelang H-7 atau dihentikan sementara, untuk memperlancar jalur transportasi Mudik.

TRENDING :  Dua Narapidana Rutan Kelas IIB Kudus Dapat Remisi Natal

“Kami ingin agar warga yang melaksanakan mudik lebaran bisa selamat sampai tujuan, bisa melaksanakan idul fitri di kampung halaman dan dapat berkumpul dengan sanak saudara serta keluarga dengan selamat dan sehat wal afiat,” pungkasnya. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :