Jelang Datangnya Ramadhan, Peziarah Walisongo di Kudus Masih Sepi

by
Foto: Sejumlah bus peziarah Walisongo yang parkir di Terminal Wisata Bakalan Krapyak, Kudus. (Darmanto Nugroho/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Ramadhan hanya tinggal sekitar satu bulan lagi, namun peziarah Walisongo yang datang ke Kudus masih sepi. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, menjelang bulan puasa, merupakan puncak kunjungan peziarah Walisongo, sudah mulai berlangsung dua-tiga bulan sebelum datangnya bulan suci bagi Umat Islam itu.

Sepinya peziarah Walisongo di Kudus, bisa dilihat dari jumlah bus peziarah yang masuk ke Terminal Wisata Bakalan Krapyak (TWBK) Kudus, dalam beberapa pekan terakhir ini yang jika dibandingkan tahun sebelumnya, mengalami penurunan yang cukup drastis.

TRENDING :  Miris, Elf Hantam Kreta Hingga Ringsek

Hal itu dibenarkan oleh Kepala TWBK, Williyanto, saat dihubungi isknews.com, Rabu (18-04-2018), di ruang kerjanya. Menurut dia, jumlah bus peziarah Walisongo yang masuk ke TWBK, hanya ramai pada setiap Sabtu dan Ahad, mencapai rata-rata sebanyak 150 unit per hari. “Namun pada hari-hari biasa, diluar dua hari itu, jumlah bus yang masuk ke TWBK, hanya 10 – 15 unit per hari.”

Sepinya peziarah tersebut, lanjutnya, karena sekarang ini belum saatnya libur sekolah. Hal itu terkait dengan ujian nasional (UN) yang kini masih berlangsung, padahal ramainya peziarah terjadi pada saat libur sekolah. “Dengan adanya pelaksanaan UN, libur sekolah diperkirakan mepet dengan bulan puasa, sehingga tidak ada waktu untuk menikmati liburan, termasuk berziarah di makam Walisongo.”

TRENDING :  40 Titik LPJU Dioptimalkan Penanganannya
KOMENTAR SEDULUR ISK :