Jelang HUT RI, Pedagang Bendera Merah Putih di Kudus Mulai Bermunculan

oleh

Kudus, isknews.com – Menjelang hari ulang tahun Republik Indonesia (RI) yang ke-72, pedagang musiman asal kabupaten Garut Jawa Barat mulai berdatangan di Kudus. Terlihat, di sepanjang Jalan Sudirman, Jalan Tanjung dan sepanjang jalan protokol di Kudus.

Tayak (53), salah seorang pedagang asal Garut, Jawa Barat kepada isknews.com mengaku mulai menjajakan dagangan bendera berbentuk Background, Bandir, Umbul-umbul, Layur, Umbul-umbul dan bendera merah putih sejak 24 Juli 2017 lalu.

TRENDING :  Pemkab Pati Bagikan Ratusan Bendera Kepada Pengguna Jalan

Tayak menceritakan, selama 20 tahun lebih, dari tahun 90-an ia berjualan musiman bendera dengan segala macamnya dengan modal dari bosnya. Diakuinya, tidak hanya di kabupaten atau kota di Jawa Tengah, melainkan dirinya pernah ke Aceh, Sumatra, Makasar, Kalimantan Bali, Irian Jaya, hanya untuk berjualan bendera.

“Kalau banyak pembeli saya dapat keuntungan Rp10 ribu per lembar. Jadi tidak seberapa pak, keuntungan yang saya peroleh dari hasil penjualan bendera merah putih ini. Karena ini pun hanya jual musiman dan sekadar meramaikan HUT RI yang ke 72 ini,” ucap Tayak saat ditemui isknews.com, Senin (31/7/2017).

TRENDING :  Banyak Warga Yang Kecewa Karena Tidak Kebagian Tabung Gas Elpiji

Ia mulai menggelar dagangannya di Jalan Jendral Sudirman dari Jam 6 pagi sampai jam 6 malam. Sedangkan untuk tempat tinggal sementara, Tayak bersama teman satu rombongan memilih kost di Jalan Tanjung, Kudus.

Harga bendera, kata Tayak, dijual bervariasi. Untuk ukuran kecil seharga Rp25 ribu. Sedangkan yang sedikit besar dibanderol Rp80 ribu. Kalau yang sedikit panjang sekitar 10 meter yang disertai lambang garuda warna emas dijual Rp250 ribu.

TRENDING :  Pedagang Pasar Balangan Kaligelis Akan Direlokasi ke Pasar Hewan Jati Wetan

“Saat ini pembeli masih sepi, biasanya seminggu sebelum puncak HUT RI baru banyak pembeli,” ucap perantau yang mengaku sudah ketiga kalinya berjualan bendera di Kudus. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Comments are closed.