Jelang Idul Adha Harga Kerbau Di Kudus Tembus Rp 34 Juta

Jelang Idul Adha Harga Kerbau Di Kudus Tembus Rp 34 Juta

Kudus, isknews.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1437 H yang jatuh pada Senin, 12 September 2016 mendatang penjualan hewan kurban meningkat tajam. Harga seekor kerbau di Kudus bahkan menembus Rp 34 juta. Hal itu dikatakan salah seorang pedagang hewan H Sunarman saat ditemui di kandang miliknya yang berada di Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo, Sabtu (10/9).

Menurutnya, banyaknya warga Kudus yang membeli kerbau untuk berkurban tak terlepas dari tradisi yang telah ada di masyarakat. Mayoritas warga Kudus lebih memilih kerbau untuk berkurban ketimbang kambing dan sapi. ”Alasan memilih kerbau untuk kurban salah satunya harganya lebih murah dibandingkan sapi. Paling besar kerbau yang kami miliki laku terjual Rp 34 juta dengan bobot sekitar 7 kwintal, lebih murah apabila dibandingkan sapi dengan ukuran sama yang harganya bisa lebih mahal,” terang H Sunarman kepada isknews.com.

BACA JUGA :  Kekurangan Fisik Tak Jadi Masalah Untuk Semangat Berkreasi dan Menuntut Ilmu
H Sunarman saat memberi makan kerbau di kandang miliknya di Hadiwarno, Kecamatan Mejobo, Sabtu (10/9). (ISK/MUKHLISIN)
H Sunarman saat memberi makan kerbau di kandang miliknya di Hadiwarno, Kecamatan Mejobo, Sabtu (10/9). (ISK/MUKHLISIN)

Dirinya mengaku, dalam satu bulan sebelum Idul Adha sudah mampu menjual 35 ekor lebih. Harga per ekornya berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 34 juta, tergantung ukuran dari masing-masing kerbau. ”Ukuran paling kecil ada yang laku Rp 20 juta dengan bobot sekitar 4 kwintal. Ada juga yang besar Rp 28 juta hingga Rp 34 juta,” imbuhnya.

H Sunarman menambahkan, saat ini di kandang miliknya masih memiliki 30 ekor kerbau lebih yang sebagian di antaranya sudah terjual, namun sesuai kesepakatan dengan pembeli dititipkan dan dirawat di kandang miliknya hingga hari H penyembelihan kurban. Menurutnya itu dilakukan sebagai bentuk pelayanan demi kepuasan para pembeli.

BACA JUGA :  Pemohon Poligami Di Kudus Cukup Banyak, Apa Penyebabnya??

”Biasanya ada pembeli jauh hari sebelum Idul Adha sudah memesan, sedangkan mereka belum tentu memiliki kandang. Sehingga untuk kenyamanan dan sebagai wujud pelayanan kami bersedia merawat hingga H-1 penyembelihan. Itupun dilakukan tanpa ada biaya tambahan,” tuturnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post