Jelang Idul Adha, Pengrajin Pisau Kebanjiran Order

by
ISKNEWS.COM
Orang yang tengah membuat pisau. Rabu (01-08-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Hari raya kurban seolah menjadi ladang berkah tersendiri bagi pegrajin pisau. Jelang Idul Adha, pegrajin pisau di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus kebanjiran order pembuatan pisau, golok dan parang (berang – red).

Sahri Baedlowi, pengrajin pisau di desa setempat mengaku, peningkatan order pisau telah terjadi sejak awal Idul Fitri kemarin. Menjelang Idul Adha, order yang masuk semakin meningkat setiap harinya. Bahkan ia mengaku peningkatan order pisau tahun ini meningkat hingga 50% dari tahun sebelumnya.

“Mendekati Idul Adha, order parang, pisau pencacah daging dan tulang alhamdulillah meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya, order yang masuk sekitar puluhan. Pada tahun ini, order yang masuk telah mencapai ratusan,” jelasnya, Rabu (01-08-2018).

TRENDING :  40 Titik LPJU Dioptimalkan Penanganannya

Untuk harga parang yang diproduksinya, Sahri mengatakan satu buah parang ayam dijualnya seharga Rp. 150 ribu, parang kambing Rp. 250 ribu dan parang kerbau Rp. 350 ribu. Sedangkan untuk harga pisau souvenir, dia mematoh harga dari Rp 1.500.

TRENDING :  Dibuat Lebih Nyaman, Ruang Baca Difabel di Perpusda Masih Sepi Pengunjung

KOMENTAR SEDULUR ISK :