Jelang Lebaran Stok Gas Melon Kudus Akan Ditingkatkan Hingga 8 Persen

Jelang Lebaran Stok Gas Melon Kudus Akan Ditingkatkan Hingga 8 Persen

Kudus, isknews.com – Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan konsumsi jelang Idul Fitri 1438 H, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus telah menegosiasikan kepada para agen untuk menyiapkan alokasi tambahan elpiji 3 kg secara bertahap.

Rencananya, pasokan akan ditambah hingga 6 persen jelang Idul Fitri mendatang.  Selain mendapatkan alokasi tambahan 676 matrix ton (MT), belum termasuk penambahan kuota khusus ketika  jelang Ramadan sebanyak 3 persen. Jumlah itu akan kembali ditambah menjadi 6 – 8 persen jelang Idul Fitri hingga awal Juli.dari alokasi rata-rata bulanan dan dengan memperhatikan kondisi di lapangan, penambahan Supply ke masyarakat melalui agen-agen atau sekitar 643.240 tabung gas melon.

TRENDING :  Tingginya Harga Bawang Putih Didalami Satgas Pangan

“Penambahan kuota dilakukan bertahap yang disesuaikan dengan alokasi kebutuhan dan kondisi terkini di lapangan dan gejolak sosio ekonomis masyarakat di Kabupaten Kudus” jelas Sudiharti saat melakukan paparan pada Rakor Lintas Sektoral di Mapolres Kudus, Selasa (13/6/17).

Sebagaimana diketahui penyaluran Bahan Bakar Minyak dan LPG di Kabupaten Kudus dilakukan oleh 4 Agen penyalur LPG non PSO (Tab.12/50 kg),  2 SPPBE (Stasiun Pengangkutan & Pengisian Bulk Elpiji.

Selanjutnya Sudiharti juga menjelaskan, bahwa dirinya telah menginstruksikan agen-agen tertentu untuk tetap buka pada hari libur.

“Kepada Agen Elpiji serta SPPBE /SPBE saya minta tetap buka pada hari libur, pada hari raya Lebaran, juga diwajibkan adanya Agen dan Pangkalan Siaga yang tetap beroperasi pada hari tersebut,” ujarnya.

TRENDING :  Dampak Pembangunan Trotoar PAD Kudus Tak Capai Target

Menurutnya, “LPG 3 Kg hanya untuk Keluarga Miskin dan UMKM, sedangkan strata menengah diharapkan bisa menggunakan LPG Bright Gas 5,5 Kg,” terangnya.

Demi pengamanan logistik dan distribusi LPG ke masyarakat untuk armada berat, akan di siapkan sticker ”Angkutan Lebaran” untuk armada angkutan LPG (skid maupun truk Agen) sehingga tetap mendapat prioritas akses ke jalur-jalur tertentu.

SPBU disiagakan untuk menjual LPG sebagai antisipasi jika banyak pangkalan tutup khususnya pada saat Lebaran. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post