Jelang Mudik Kelaikan Bus Diawasi Ketat

oleh
Mudik
Kelaikan bus diawasi ketat menjelang pelaksanaan mudik 2018. (Aris Sofianto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Mudik 2018 diperkirakan akan terjadi lebih awal, menyusul libur panjang yang terjadi pada momentum lebaran tahun ini. Untuk memberikan kenyamanan para pemudik yang menggunakan bus Dinas Perhubungan (Dsihub) Kabupaten Kudus memperketat pengawasan kelaikan jalan bus.

Rencananya Dishub Kudus dalam waktu dekat akan mendatangi sejumlah perusahaan otobus (PO), melakukan pengecekan kesiapan persiapan arus mudik. “Kita ingin para pemudik mendapatkan keamanan dan kenyamanan selama mudik,” kata Plt Kepala Dishub Kudus Sam’ani Intakoris belum lama ini.

TRENDING :  Samsat Kudus Libur Selama Lebaran, Kendaraan Jatuh Tempo Tak Dikenakan Denda

Dalam melakukan pengecekan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti pengelola Terminal Induk Jati Kudus. Meski saat ini kewenangan di bawah Provinsi namun diperlukan koordinasi untuk memastikan bus pengangkut pemudik memnuhi syrata kelaikan jalan.

TRENDING :  Rawan Kecelakaan, Pengendara Diminta Waspada Saat Melintas di Jalur ”Tengkorak” Kudus

“Kita akan lakukan pengecekan di garasi dan terminal. Apabla ditemukan bus yang tidak layak tidak akan diizinkan beroperasi,” tuturnya.

Sementara Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Putut Sri Kuncoro menjelaskan, berdasarkan data yang ada untuk mengatasi lonjakan pemudik disiapkan 118 bus antarkota antarprovinsi (akap) dan 19 bus cadangan.

TRENDING :  Pemdes Tondomulyo Prioritaskan Dana Desa Untuk Peninggian Jalan Desa

167 bus antarkota dalam provinsi (akdp) dan 19 bus cadangan juga disiapkan, serta untuk angkuta pedesaan (angkudes) juga sudah disiapkan sebanyak 651 unit. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :