Jelang Pilkada, Disdukcapil Imbau Warga Rekam E-KTP

oleh
Disdukcapil-Kudus
Foto: Terlihat warga Kudus memadati kursi pengantrean di Kantor Disdukcapil Kudus. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kudus, Hendro Martoyo melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), Putut Winarno mengimbau, masyarakat untuk melakukan perekaman. Apalagi dalam waktu dekat memasuki pesta demokrasi.

“Setiap warga yang sudah punya hak pilih harus memiliki E-KTP untuk bisa mencoblos. Jika belum, ini akan mempersulit dalam proses pencoblosan mendatang. Sebab, tanpa e-KTP warga tidak bisa menyuarakan hak pilihnya,” terangnya, Senin (12-02-2018).

Dikatakan Putut, bagi warga yang tidak bisa melakukan perekaman disebabkan sakit, difabel atau lansia. Pihaknya mengingatkan warga untuk segera melapor ke Ketua RT atau Kepala Desa (Kades). Kemudian, dari pihak desa bakal melapor ke Disdukcapil, supaya pihaknya bisa langsung terjun ke lapangan untuk melakukan perekaman jemput bola.

TRENDING :  Lima Bom Guncang Jawa Timur, Polres Kudus Perketat Penjagaan Pintu Masuk

Selain di atas, kendala dari perekaman diantaranya perekam pemula yakni usia pelajar SMA. Mengingat, mereka cenderung sibuk di jam sekolah. Meski begitu, pihak Disdukcapil memiliki program jemput bola di sekolah untuk menyiasati hal tersebut.

Putut melanjutkan, kedepan pihaknya akan menjangkau seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kudus. Namun untuk bulan Februari dan Maret, pihaknya fokus jemput bola di desa yang mencakup wilayah Kecamatan Jekulo.

TRENDING :  Percepat Perekaman Jelang Pilkada, Dukcapil Kudus Buka Sabtu Minggu

Untuk kendala lain yaitu warga yang berdomisili di luar Kabupaten Kudus. Bisa pindah tempat tinggal dan bekerja diluar kota, atau yang bersangkutan benar-benar belum membuat e-KTP.

Putut menjelaskan, Hingga 12 Februari 2018, Tercatat ada sebanyak 15.252 atau sebesar 2, 47 persen, warga yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Menurut data, ada 602.693 jiwa yang sudah melangsungkan perekaman dari total 832.681 penduduk Kudus. Sedangkan yang belum melakukan perekaman yakni 15.252 orang. Padahal, Disdukcapil Kudus sudah mencetak 76.810 Surat Keterangan (Suket).

TRENDING :  800 KTP "Ndongkrok" di Disdukcapil, Pemilik Diminta Untuk Mengambil

Sedangkan data penduduk yang sudah rekam tetapi belum ada progressnya, misalnya foto belum masuk ke Disdukcapil tercatat 6.899. Sedangkan data ganda dari 1.700 orang yang sudah melapor ke Disdukcapil sebanyak 182 orang, dan otomatis sisanya 1.518 masih memiliki data ganda. Update 06 – 12 Februari 2018 untuk data jumlah cetak e-KTP, tercatat 2591. (AJ/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :