Jelang Pilkada Serentak Disdukcapil Respon Cepat Jemput Bola Data Adminduk Warga

oleh

Kudus, isknews.com – Seperti himbauan dari ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus agar bagi warga yang belum melakukan perkaman e KTP untuk segera melakukannya  dengan berkoordinasi dengan Disdukcapil setempat.

“Karena tahun depan akan digelar pilkada serentak, e-KTP ini dibutuhkan agar masyarakat bisa ikut berpartisipasi, dan memiliki hak suara, sehingga aspirasi politiknya bisa tersampaikan,” ujar ketua KPU kudus Moch Khanafi beberapa waktu lalu.

Tahun depan, Kabupaten Kudus bakal melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) baik bupati maupun gubernur Jawa Tengah. Nah, kalian yakin sudah bisa memilih saat momen lima tahunan itu datang?

“Syarat untuk bisa melakukan pencoblosan, salah satunya adalah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) elektronik. Bahkan untuk pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada 2019 mendatang, kepemilikan KTP elektronik menjadi salah satu syarat mutlak jika ingin mencoblos,” tandas Khanafi.

TRENDING :  Stop Penyebaran Paham Radikalisme Dikalangan Mahasiswa

Sementara itu instansi yang selama ini mengelola pendataan dokumen kependudukan Disdukcapil Kudus, merespon cepat himbauan tersebut.

” Karena pentingnya salah satu dokumen administrasi kependudukan (adminduk) tersebut, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disducapil) Kudus terus berupaya melakukan proses perekaman data, untuk warga yang belum melakukannya,” tutur Kepala Disdukcapil Kudus Hendro Martoyo melalui Sekretaris Dinas Putut Winarno.

Cara yang dilakukan adalah dengan sistem jemput bola, menyasar warga yang belum melakukan perekaman. Misalnya ke sekolah-sekolah yang ada di tingkatan sekolah menengah atas (SMA), atau ke kediaman warga yang belum perekaman.

”Karena dokumen KTP elektronik ini sangat penting untuk proses demokrasi yang ada. Kami ingin memastikan jika warga di Kudus ini sudah memiliki dokumen tersebut, sehingga mereka nanti bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik,” ujar Putut.

TRENDING :  DPD ABPEDSI Kudus Gelar Rapat Koordinasi Untuk BPD Kecamatan Jekulo Mejobo Dan Undaan

Apalagi, proses pembuatan KTP elektronik sekarang ini sangat mudah. Yakni cukup dengan fotokopi kartu keluarga (KK) saja, sudah bisa melakukan perekaman datang.

Kemudahan ini memang sudah diamanatkan dalam undang-undang, peraturan presiden, hingga surat edaran menteri. Hal itu tertuang pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Kependudukan. Semua demi melaksanakan Undang-Undang Nomor 23/2006 dan Undang-Undang Nomor 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan.

TRENDING :  Kisah Perjuangan 2 Peserta Dari Aceh dan Papua Ikuti Audisi Umum di Kudus

Proses jemput bola yang dilakukan tersebut, cukup efektif. Karena warga yang didatangi, kebanyakan memang mengaku belum melakukan perekaman, sebab menganggap belum memerlukan dokumen tersebut.

”Artinya ada yang tahu bahwa KTP elektronik itu penting, tapi menunda proses pembuatannya. Namun ada juga yang memang belum sempat melakukannya karena berbagai hal,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh warga yang belum melakukan perekaman, supaya segera melaksanakannya. Karena pihaknya ingin menjamin bahwa hak pilih nanti bisa digunakan dengan baik.

”Jangan sampai tidak memilih nantinya karena alasan tidak punya KTP elektronik. Monggo, gunakan kemudahan yang sudah diberikan, termasuk lewat jalur online, untuk membuatnya,” imbuhnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :