Jelang Puasa Kudus Darurat Pengemis

Kudus, isknews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus kembali menggelar razia pengemis, di kawasan wisata religi Menara Kudus, Senin (16/5). Sedikitnya ada 13 pengemis yang terjaring razia dari pagi hingga siang.

image
Puluhan pengemis saat diamankan di kantor Satpol PP Kudus

Kepala Satpol PP Kabupaten Kudus Abdul Halil mengatakan, pengemis yang terjaring razia merupakan pemain lama yang memang sudah sangat sering terjaring operasi. “Setelah terjaring razia dan diserahkan ke dinas sosial mereka dilepaskan pagi harinya yang kemudian kembali lagi mengemis,” tuturnya.

TRENDING :  Penjual Bensin Eceran "Terpaksa" Beralih Pertalite Dan Pertamax

Halil menambahkan, Satpol PP sudah berusaha semaksimal mungkin mencegah mereka mengemis, namun karena mentalnya memang mental pengemis, katanya, mereka kembali lagi mengemis sore atau keesokan harinya. “Dibutuhkan kerja sama dari semua pihak untuk menata mental mereka agar tidak kembali mengemis,” ujarnya.

TRENDING :  Pemkab Pati Gratiskan Pengobatan Ngatminah
image
Kepala Satpol PP Kudus Abdul Halil

Menurutnya, pengemis yang terjaring razia tapi setelah dilepaskan mengemis lagi, karena terlanjur malas untuk bekerja. Mereka beranggapan menjadi pengemis lebih banyak pendapatannya ketimbang harus bekerja. “Sehari saja mengemis bisa mendapatkan mininal Rp 200 ribu saat sepi, apalagi seperti sekarang ini menjelang puasa yang biasanya peziarah membeludak penghasilan mereka bisa mencapai Rp 500 ribu per hari bahkan bisa lebih,” jelas Halil.

TRENDING :  Pelanggan Keluhkan Penanganan Listrik Padam PLN Area Kudus Lambat

Kalau boleh meminjam kata mensos Indonesia darurat narkoba, lanjutnya, Kudus ini darurat pengemis. “Meskipun kita sudah bekerja keras namun mereka masih membandel. Semoga saja ke depannya bisa ditemukan solusi yang efektif menangani permasalahan pengemis yang ada di Kudus ini,” harapnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post