Jelang Ramadan, Belum Ada Rencana Ajukan Tambahan Kuota LPG

oleh

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Bagian Perekonomian hingga kini menyatakan belum ada rencana mengajukan tambahan kuota gas Elpiji 3 kg. Padahal biasanya, tiap tahun selalu mengajukan tambahan kuota Elpiji. Kuota tahun ini di klaim mencukupi kebutuhan konsumen di Jepara selama setahun. Hal ini disampaikan oleh Kabag Perekonomian Setda Jepara Adhi Nugroho, Jumat (28/4/2017).

Menurut Adhi, tahun ini Kabupaten Jepara mendapatkan kuota elpiji 3 kg sebanyak 8, 2 juta tabung. Jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya mendapatkan kuota sebesar 7,7 juta tabung. “Sejauh ini belum ada rencana untuk mengajukan tambahan kuota menghadapi bulan puasa. Sepertinya kuota yang ada cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jepara,” kata Adhi di ruang kerjanya, Jumat (28/4/2017).

TRENDING :  Mengemis Demi Bekal Menjelang Ajal, Suparno Dipulangkan

Meskipun demikian, kata Adhi, jika nanti dinamika di lapangan, permintaan terhadap gas melon ini terus meningkat, maka tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengajukan tambahan kuota gas elpiji 3 kg ke Pertamina. “Sejauh ini tidak ada gejolak permintaan gas bersubsidi ini, namun demikian jika nanti memang membutuhkan tambahan, tentu kita akan mengajukan tambahan,” jelasnya.

TRENDING :  Belasan PKL Ditertibkan Satpol PP Jepara

Sejauh ini, kata Adhi, pihaknya secara rutin melakukan pengawasan terhadap serapan elpiji tiga kg. Namun demikian, hingga kini belum menemukan kenaikan permintaan elpiji bersubsidi hingga menyebabkan kelangkaan. “Tak hanya mendekati ramadan dan lebaran, namun monitoring elpiji 3 kilogram kami lakukan secara berkala selama ini,” ujar Adhi.

TRENDING :  BBM Turun Warga Nilai Harga Bensin Eceran Masih Mahal

Jika berkaca pada tahun 2016, konsumsi masyarakat lebih tinggi jika dibandingkan dengan kuota yang dijatah untuk Kabupaten Jepara. Tahun lalu, kuota untuk Jepara berjumlah 7.750.673. Sedangkan realisasi penyerapan, mencapai 7.821.000.

Dirinya menjelaskan, konsumsi terbesar dari masyarakat berada diwilayah kota. Hal itu karena, banyaknya penduduk yang menggunakan tabung elpiji. Di Jepara, kebutuhan elpiji dipasok oleh 13 agen dan sekitar 1300 pangkalan yang tersebar di seluruh kabupaten. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*