Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Naik

oleh
Foto: Pantauan harga ke pasar Jepara satu. (Istimewa)

Jepara, ISKNEWS.COM – Sepekan menjelang bulan suci ramadhan, kebutuhan bahan pokok sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jepara mengalami kenaikan. Hal ini, dapat dilihat dari hasil monitoring oleh tim gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai 7 – 9 Mei 2018. Selain dari OPD, tim gabungan terdiri dari Polres, Kejaksaan Negeri dan Kodim 0719 Jepara.

Kasubag Ekonomi Daerah Pada Bagian Perekonomian Setda Jepara Muh Ibnu Sulkan mengatakan, untuk monitoring hari pertama, Senin (7-5-2018), menyasar pasar Donorojo, Keling, Bangsri dAn Mlonggo. Sedangkan hari berikutnya, Selasa (8-5-2018), menyasar wilayah Mayong, Welahan, Kalinyamatan, dan Pecangaan. Sedangkan hari terakhir, Rabu, (9-5-2018) menyasar pasar Jepara, Kedung, Tahunan, dan Batealit.

Dari evaluasi tim monitoring, sebagian harga kebutuhan pokok mulai berangsur naik. Namun, di sisI lain, ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga. “Hasil pantauan tersebut, pada hari jumat, akan diadakan rapat tim monitoring dan dilaporkan kepada Bupati,” tuturnya.

TRENDING :  PWI Jepara Gelar Pelatihan Jurnalistik Pelajar

Salah satu pedagang pasar Keling, Siti mengatakan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan diantraya yaitu, telur ayam, bawang merah, bawang putih, dan juga daging ayam. Untuk telur yang semula Rp. 23.000 naik menjadi Rp. 26.0000/kilogram. bawang merah yang semula Rp. 24.0000 naik menjadi Rp. 26.000/kilogram. bawang putih yang semula Rp. 16.000 naik menjadi Rp. 18.000/kilogram. “Rata-rata kenaikan harga sekitar,Rp. 2000 rupiah,” kata dia.

Selain itu, kemiri yang semula Rp. Rp 35.000, menjadi Rp. 40.000/Kliogram. Patioka, Patioka, dari harga Rp 6.500, menjadi Rp 11.000/Kilogram. “Kenaikan, ini sudah terjadi sejak sebulan lalu,” katanya.

Sementara untuk komoditas yang mengalami penurunan diantaranya yaitu, kentang dan garam cetak.

Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Naik

Jepara, ISKNEWS.COM – Sepekan menjelang bulan suci ramadhan, kebutuhan bahan pokok sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jepara mengalami kenaikan. Hal ini, dapat dilihat dari hasil monitoring oleh tim gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai 7 – 9 Mei 2018. Selain dari OPD, tim gabungan terdiri dari Polres, Kejaksaan Negeri dan Kodim 0719 Jepara.

TRENDING :  Ayo Ramaikan, Mulai Besok Pemkab Kudus Gelar Pasar Murah Di Seluruh Kecamatan

Kasubag Ekonomi Daerah Pada Bagian Perekonomian Setda Jepara Muh Ibnu Sulkan mengatakan, untuk monitoring hari pertama, Senin (7-5-2018), menyasar pasar Donorojo, Keling, Bangsri dAn Mlonggo. Sedangkan hari berikutnya, Selasa (8-5-2018), menyasar wilayah Mayong, Welahan, Kalinyamatan, dan Pecangaan. Sedangkan hari terakhir, Rabu, (9-5-2018) menyasar pasar Jepara, Kedung, Tahunan, dan Batealit.

Dari evaluasi tim monitoring, sebagian harga kebutuhan pokok mulai berangsur naik. Namun, di sisI lain, ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga. “Hasil pantauan tersebut, pada hari jumat, akan diadakan rapat tim monitoring dan dilaporkan kepada Bupati,” tuturnya.

TRENDING :  Persijap Jamu Persatu di Laga Perdana Liga 3

Salah satu pedagang pasar Keling, Siti mengatakan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan diantraya yaitu, telur ayam, bawang merah, bawang putih, dan juga daging ayam. Untuk telur yang semula Rp. 23.000 naik menjadi Rp. 26.0000/kilogram. bawang merah yang semula Rp. 24.0000 naik menjadi Rp. 26.000/kilogram. bawang putih yang semula Rp. 16.000 naik menjadi Rp. 18.000/kilogram. “Rata-rata kenaikan harga sekitar,Rp. 2000 rupiah,” kata dia.

Selain itu, kemiri yang semula Rp. Rp 35.000, menjadi Rp. 40.000/Kliogram. Patioka, Patioka, dari harga Rp 6.500, menjadi Rp 11.000/Kilogram. “Kenaikan, ini sudah terjadi sejak sebulan lalu,” katanya.

Sementara untuk komoditas yang mengalami penurunan diantaranya yaitu, kentang dan garam cetak. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :