Jelang Tradisi Kupatan Membawa Berkah Bagi Pedagang Janur Kuning

by
Jelang Tradisi Kupatan Membawa Berkah Bagi Pedagang Janur Kuning ISKNEWS.COM
Foto: Saat Bapak Sukawi berserta keluarganya sedang melayani pembeli sambil membuat ketupat. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Setelah Hari Raya Idul Fitri, tradisi kupatan sepertinya suatu hal yang wajib untuk juga dilakukan. Kegiatan ini hampir dilaksanakan diseluruh daerah di Indonesia, tak terkecuali sejumlah desa di Kabupaten Kudus. Bedanya, di Jawa, khususnya di Kudus, perayaan kupatan biasanya dilaksanakan 7 hari setelah Idul Fitri.

TRENDING :  Rusunawa Kudus Akan Ditambah Fasilitas Pagar dan Taman

Berdasarkan pantauan isknews.com pada Selasa (19/6/2018), ada beberapa sekelompok terlihat sedang berjualan janur kuning di tepi jalan raya. Tepatnya di utara Pasar Bitingan Kudus.

Mereka kebanyakan rombongan dari Pecangaan Jepara, adapun bahan janur sendiri dipasok dari daerah Tahunan, Bangsri, Welahan dan daerah lain yang masih terdapat pohon kelapa.

TRENDING :  Sudhiarti," Dandangan akan Libatkan UKM se - Jawa Tengah "

Sukawi (49) warga Pecangaan menuturkan, Harga jual janur bervariasi, dari mulai harga 2500 hingga 5000-an per ikatnya (10 janur). “Tergantung dari kualitas janurnya, 10 lembar janur dibandrol Rp4000, ada yg Rp3000, tergantung jenisnya. Untuk blarak ijo (janur hijau) dikasih harga Rp2500, dan janur kuning Rp4000, sedangkan tali per biji 1000 dan toro per 10 biji dihargai Rp5000-an,” kata Sukawi (49) warga Pecangaan Jepara.

TRENDING :  Unggulan Kudus Basketball Challenge 2016 Menang Mudah

KOMENTAR SEDULUR ISK :